LEBUR
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 24, 2020
Seorang mahasiswi tingkat tiga jurusan Ekonomi di salah satu perguruan tinggi harus merubah semua tujuan hidupnya. Hanya karena sebuah kesalahan besar yang bukan sepenuhnya salahnya dan dia harus mengemban semua tanggung jawab itu. Karena satu malam itu kehidupannya lebur. lebur semua mimpi - mimpinya lebur hatinya lebur keluarganya apakah dia sanggup untuk melanjutkan hidupnya? Kenapa kamu menghancurkan hidupku seperti ini, apa salahku kepadamu. Karena kesalahan yang kau buat menjadikan hidupku ikut hancur. -Ghaizka Swaloka ************************************************** Impianku akan segera tercapai menjadi seorang idol. Akhirnya penantian tujuh tahun selama menjadi traini tidak sia - sia. Karena tinggal menghitung minggu aku akan debut. Dan baru saja aku mendapat telepon dari appa, katanya akan ada seorang muridnya dari Indonesia yang akan tinggal di rumahnya. Awalnya aku tidak tau bahwa yang akan tinggal di rumahku adalah seorang yeoja. Tapi itu tidak masalah bagiku, Karena aku pun akan jarang pulang ke rumah. Dan akan lebih sering tinggal di dorm bersama memberku yang lain. Disinilah sebuah kesalahan yang dapat membuat mimpiku dan mimpinya hancur. Dan aku yang memilih egoku sendiri. Apakah ini sikap benar yang ku ambil? Maafkan aku yang tidak mengetahui kehancuranmu akibat kejadian itu, atau memang aku yang menutup diri dari kamu setelah kejadian itu. Karena mimpiku juga akan hancur. Aku memang egois hanya memikirkan mimpiku saja tanpa memikirkan mimpimu yang juga hancur. -Kim Jun myoen / Suho hay2 ini cerita keduaku, semoga kalian semua suka ya!! Selamat membaca, jangan lupa vote dan coment ya!! :)
All Rights Reserved
#31
forlife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Duchess / End
  • Cegil Komplek [00L]
  • Don't Talk About Money
  • Saya, Awak dan Malaysia Kala Itu
  • [✓] Musuh Kampretku • YoonHun
  • Is It Home ?
  • Hoping For More Good Days
  • You [Choi Seungcheol]
  • Aku Ingin Bercerita
  • Maaf Eomma (END)

WARNING TYPO TAK BISA KU HINDARI DAN KU SINGKIRKAN DALAM KEHIDUPAN INI, TOLONG KOMEN KALO NEMU SI TYPO Jikalau ini memang takdir ku.. Kenapa begitu menarik? Aku salut sama tuhan bisa mengarang cerita ku sedemikian rupa hingga seseru ini sampai aku tidak percaya. Hahaha... Gue sadar ini mustahil terjadi tapi ini lah yang terjadi.. Aku putri Annastasia Mahendra seorang siswi SMA yang terkenal hiperaktif, Dalam hidup ku aku tak mengenal cinta aku tidak memikirkan soal cinta seperti anak muda yang lain nya, aku lebih suka memanfaatkan waktu ku untuk bersenang-senang dengan temanku Jaja, maen sama temen cowok yang suka tawuran dan pada akhirnya ikutan bonyok gebungin anak orang. Singkat cerita sesuatu yang spektakuler terjadi di kehidupan ku...aku tertabrak mobil dan berakhir di tubuh seseorang! Dan yang paling parah aku bukan lagi di dunia asli ku! Indonesia dimana? Aku berada di dunia tanpa presiden! Semua Berubah! Tidak! aku seperti kembali ke masa lampau tapi entah Dimana ini... Lambat laun aku dapat menyesuaikan kehidupan ku disini, namun tidak sampai disana aku mendapat kan fakta-fakta yang membuat ku tercengang. Tidak ada yang tau aku kembali atau tidak sebagai putri Annastasia Mahendra tapi apapun itu aku akan melewati semua nya dengan manusiawi, jujur saja aku tidak bisa apa apa. "Nyatanya ini memang lah kehidupan ku! Elisia yang dulu hanyalah perantara" Senyum Culas. HAI! INI CERITA YANG TERAMBIL DARI PEMIKIRAN HALU YANG TERUS BERSARANG DI BENAK KU SAMPAI KU JADIKAN SEBUAH CERITA Dan aku berharap kalian bisa merasakan apa yang kurasakan ketika mencurahkan semua haluan itu kesini. Plagiat menjauh...🙌 Buat cerita kalian Masing-masing yang menurut kalian menarik untuk kamu baca dan orang lain baca. Kamu bisa melakukan nya tanpa plagiat !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines