Forbidden Love in One Bond

Forbidden Love in One Bond

  • WpView
    LECTURAS 35
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 30, 2020
JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR , DAN MENINGGALKAN JEJAK ! Aku hanya butuh sebuah senyuman dari kepingan supernova sebagai bahan bakar agar pesawat ulang-alik ku bisa traveling antar galaksi bahkan kemanapun aku ingin di menjelajah semestaku Cherie Kasyafani Bratawidjaya Aku dan kamu tidak akan menjadi Kita , jika masih bersatu raga , tetapi jika aku dan kamu berjuang , aku yakin kita akan menjadi kita Raksa Sabhara Bratawidjaya Cerita tentang saya yang di pertemukan dengan seseorang yang membuat saya harus dalam lingkup suatu perasaan yang tidak mudah di ubah , ini salah WARNING 21+ FOLLOW TERLEBIH DAHALU SEBELUM MEMBACA.
Todos los derechos reservados
#50
forbbiden
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bitter Is You || ✔ ||
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • RAGARA [ on going ]
  • Garis Orbit [Selesai]✓
  • Cahaya [COMPLETED]
  • RADEV [COMPLETED✔️]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Bertumpu
  • Mencintai Nania

Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido