Kenyataan yang Sesak

Kenyataan yang Sesak

  • WpView
    Reads 378
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 20, 2023
"Kamu cium bau darah gak?" Tanyaku sangat penasaran. Aku memulai untuk membuka pintu kamarnya sedikit, bau anyir darah menyeruak kuat masuk ke dalam hidungku, lalu aku membuka pintu itu lebih lebar. *** Sepenggal kisah seorang gadis yang terpuruk dalam penyesalan. Tentang seorang remaja laki-laki yang terus rela untuk memendam perasaan cintanya, padahal dengan cara itu ia dapat menyakiti hati dan fisiknya, ia hanya ingin melihatnya tersenyum bahagia.
All Rights Reserved
#140
arwah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • WHO ?
  • Dear Dosen
  • Hoping Better
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Too Late To Realize (END)
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • MY PRINCE CHARMING

"Arjun terus yang dipilih. Kapan lo milih gue?" tanya Ragas dengan kesak sambil menatap Ralin. "Kalo Arjun ajak lo ke kantin lagi, apa lo bakal nolak?" "Oh ya nggak mungkin gue tolak dong. Arjun ngajak gue ke kantin? Berduaan? Makan bakso? Dan gue dengan bodohnya nolak itu?" Ralin tersenyum remeh kepada Ragas. "TAPI GUE JUGA MAU." Ragas membalas ngotot. "GUE YANG NGGAK MAU!" "Lo nyadar nggak sih kalo gue cemburu?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines