K-17 Twilight

K-17 Twilight

  • WpView
    Reads 389
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 30, 2020
"Sebesar apapun kesedihan, mereka harus selalu melihat canda tawaku"-Lavina Luna Almaira "Terbiasa dituruti bikin gue ingin memiliki apapun, sekalipun itu bukan milik gue"-Cassandra Alisca "Mulut gue emang seenaknya sendiri, tetapi gak ada dalam catatan kehidupan kalau gue ini brengsek"-Chalinda Selly Lusiana "Cita-cita gue selama hidup cuma satu, menang dalam hal apapun"-Aurora Aurystella Devania "Kalau orang bilang mati tanpamu ditujukan untuk Cinta, kalau gue gak bisa hidup tanpa makanan"-Farabi Berliana Mutiara "Gue paling gak suka sama yang namanya berantem. Sekalipun pembuat onar sahabat gue sendiri, bakalan gue hukum"-Melysha Slavina **** Ini kisah kami 6 serangkai yang memiliki sifat berbeda-beda. Hidup di kerasnya ibukota tak membuat kami merasa insecure, justru kami termasuk primadona. Sayangnya, harta yang kami miliki tak membuat kita semua beruntung dalam hal cinta.
All Rights Reserved
#456
masaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inersia
  • Gone(✔)🔚
  • ASKARA (END) TERBIT✔️
  • XXL
  • CLASS F
  • NARAFA
  • ARDIRA [SELESAI]
  • CIANDRA [✔️]
  • I Hope You (DISCONTINUED)
  • Bulan Dan Bintang END
Inersia

Awalnya tidak ada yang salah dengan Risyafa Airen. Seorang murid perempuan tingkat akhir di sekolah menengah atas. Eh, ada yang aneh satu hal. Perempuan ini hobi membolos. Sekolah udah seperti punya Ayahnya aja! Satu kejadian di kelas membuat Revanza mau tidak mau berhubungan dengan Risya, karena Revan menyenggol teman seperjuangannya Risya. Berawal dari kejadian itu, tanpa disadari "tidak ada yang salah" dengan Risya ternyata hanya luarnya saja. Revan tidak tau bagaimana Risya menghadapi semuanya. Menghadapi rentetan kejadian yang meremukkan hati, mematahkan harapan dan menghancurkan hidup seolah tidak berujung. "Karena pada dasarnya manusia cuma pengen dihargai dan didengarkan. Itu semua udah cukup untuk menenangkan diri, kalau abis ini: semuanya bakal baik-baik aja. Emang sih cuma kata-kata dan kedengeran bullshit. Tapi, kata-kata ini yang bikin orang jadi semangat untuk lanjutin hidup, bahkan ketika dunia menyuruhnya untuk menyerah."

More details
WpActionLinkContent Guidelines