We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Moiety Of Your Name

Moiety Of Your Name

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kita tidak tahu dengan siapa akan menghabiskan umur, tetapi kita bisa memilih siapa yang akan menemani. Akankah kamu memilihku untuk menemanimu? Dia adalah perempuan pemilik deret masa lalu yang misterius. Dipertemukan dengan seorang lelaki yang menurutnya sangat baik di segala bidang. Seringkali memerhatikan membuatnya menjadi seorang pengagum rahasia. Sebuah perjalanan mencintainya, mengantarkan dirinya pada tujuan hidup sesungguhnya. Menyusuri jalanan yang telah menjadi takdirnya, perlahan dia melupakan lelaki itu. Berusaha menjadi hamba-Nya yang benar-benar bertakwa. "Yang tersembunyi bukan berarti tidak ada. Yang tak terucap bukan berarti tak merasa. Hidup memiliki misteri dan kejutannya masing-masing," ucap lelaki itu, pemilik nama Aziz Aufa Asyauqi. "Aku tidak tahu akan seperti apa masa depan, tapi aku tahu takdir Allah selalu yang terbaik," ujarnya, Azizah Fahima Jauharah. "Betapa pun kerasnya kamu berusaha. Betapa pun hatimu mencintainya. Tetap tidak akan bersama, jika dia bukanlah takdirmu," ungkap Azi, Azi Dafi Ghifari.
All Rights Reserved
#170
cintadalamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • Your Presence [End]
  • Takdir Dua Insan
  • ABBIYYA AL-FARIZI [TERBIT]
  • CALISYAQIB (About a hope) (Hiatus)

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines