We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Azallea
  • WpView
    Reads 2,118
  • WpVote
    Votes 921
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 29, 2021
WpInfo
Fanfic
Miraculous Ladybug
Ketika sebuah ketakutan, menjadi kekuatan. ---- Kita dipertemukan dan diperkenalkan oleh keadaan, dan kamu selalu menolongku, seolah takdir mengatakan jika kita akan terus bersama. Sebelum mengenalmu, aku sudah manggung beban yang berat karena rasa takut dan rasa bersalahku sendiri yang selalu menjadi-jadi. Dan kini? Berapa banyak lagi kenyataan pahit yang harus aku terima? Bertemu denganmu bagiku adalah anugerah, tetapi bagaimana jika aku malah berada di dalam kekacauan masa lalu yang hingga kini belum mampu aku tata rapi. Apakah aku sanggup kehilangan anugerah itu? Mari ikuti kisah mereka berdua dengan segala kepahitan yang ada. "makasi ya kak, walaupun lo cuek, tapi lo selalu bantu gue. dan maaf buat luka yang lo dapet dari abang gue waktu itu" -Azallea Dwista Abyantara. "gue emang gasuka diusik, tapi entah kenapa saat ngeliat lo ketakutan kayak gitu, hidup gue seakan ketarik kedalam dunia lo." -Rafa Triatmadja. Bagaimana akhir kisah mereka? Menerima fakta dan saling menyembuhkan satu sama lain, atau malah enggan bersatu dan saling melupakan? ---- Jangan lupa follow, vote dan komen sebagai tanda kalian mengahargai authornya.
All Rights Reserved
#202
rafa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Air Mata Elara
  • Elvina [COMPLETED]
  • Adek Kelas ✔ [COMPLETED]
  • DEAR LOVE
  • Rannia√
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Arkrasiv ☑️
  • ARGA [Completed]

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines