Di Iman Yang Berbeda Tapi Amin Yang Sama

Di Iman Yang Berbeda Tapi Amin Yang Sama

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 24, 2020
"Dari awal kisah ini dimulai,aku memiliki satu impian yang aku sudah tau itu tidak akan terwujud" ucap Rama sambil menatap sendu wanita di depannya "Apa itu?" Jawab wanita tersebut "Menikah dengan kamu" ucap Rama sambil tersenyum simpul "Jika kamu ingin mewujudkan impian tersebut, mari menjadi mualaf" jawab wanita itu "Kamu boleh mencintainya,tapi jangan ambil dia dari Tuhannya" jawab Rama "Jika begitu, Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman. Q.S Al-Baqarah ayat 221" jawab wanita tersebut menohok hati Rama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • this is the story of my life - Afshenna Yara Carlotta
  • UNTUKU AGAMAKU UNTUKMU AGAMAKU (Hiatus)
  • Dua Kalimat Syahadat (Revisi)
  • OPACRAPHILE [End]
  • With You Until Jannah
  • Nabilah
  • Istiqlal & Katedral [LuRah]
  • couple till jannah
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀

Kisah ini menceritakan tentang salah satu perempuan yang gegabah membuat perjanjian dengan tuhan dengan cara bernazar, isi perjanjian nya adalah "Dia bernazar bahwa jikalau ada satu laki-laki pertama yang datang kerumah bertujuan melamar, akan ia terima dengan lapang dada tanpa alasan apapun, mau siapapun dia dan kapanpun dia datang." Tetapi saat waktu itu tiba, dimana ia ber umur 22th dan sedang menjalani masa kuliahnya, muncul lah seorang laki-laki pertama yang menginjak rumahnya bertujuan untuk melamar, ia shock berat melihat siapa orang yang akan melamar nya itu. Dari saat itu dia sangat menyesal akan Nazar yang ia perbuat dahulu. Dan mencoba menolak lamaran lelaki itu dengan memberontak hingga hampir depresi. "Gue, gak mau nikah sama lo!" "Saya, mau." "Tt-tapi, gue gak mau! titik." Tetapi pemberontakan perempuan itu tidak menjadi penghalang bagi laki-laki yang awal nya datang melamarnya, ia bertekad tegas bahwa mau bagaimana pun perempuan itu menolak akhirnya ia akan tetap menikahinya. Ketika laki-laki itu pikir bahwa setelah menikah akan hadir kedamaian ternyata ia salah setelah menikah malah lebih banyak masalah yang menghampiri rumah tangganya. Bagaimana kelanjutan kisahnya? dan siapakah lelaki itu? saksikan kisah nya mulai dari Chapter 1.

More details
WpActionLinkContent Guidelines