The Screepy Train

The Screepy Train

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 5, 2020
Status : On Going Rey remaja 19 tahun, ia mempunyai Kutukan yang membuatnya selalu sial. Kutukannya semakin memburuk saat dia melakukan perjalanan dengan kakaknya. Kali ini Rey terjebak di dalam Tragedi Pembunuhan. Dan kali ini dia yang akan pertama kali bertindak mencari siapa "Pembunuh" tersebut. Akankah Rey berhasil melawan kesialannya dan mendapatkan Keberuntungan? Penasaran? Ayo dong ikuti kisahnya sekarang. [Hiatus] --------------------*********------------------ Karya Asli(っ.❛ ᴗ ❛.)っ Komen & Vote Jika kalian Suka Silahkan Beri Kritik dan Saran See you~( ◜‿◝ )♡
All Rights Reserved
#75
12
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'M NOT PCHYOPAT [Revisi]
  • RALILAC
  • Endless Game | Transmigration Become A Player (End)
  • Dangerous Dragon
  • TWENTY-ONE INSTRUCTION (sudah terbit dengan judul The Instruction)
  • Pecahan bayangan

[𝙵𝙾𝙻𝙻𝙾𝚆 𝚂𝙴𝙱𝙴𝙻𝚄𝙼 𝙼𝙴𝙼𝙱𝙰𝙲𝙰!!!] "Dasar cewe aneh cupu! Haha," Tukas Al mengejek Vely di depan warga sekolah. "Lo itu gak pantes sama Gw dasar cupu," lanjut Al sambil menjambak rambut Vely. Dengan hati yang hancur, Vely hanya bisa menangis sambil menderkan orang yang dia cinta membully nya karna ini adalah rutinitas seorang Al ketika bertemu Vely. Casandra Lovely Dhirma cewe cupu yang selalu di bully walaupun dia orang berada namun dia hanya di manfaatkan oleh orang-orang di sekitarnya. Casandra Lovely Dhirma yang suatu hari sudah tidak tahan dengan kehidupan nya dan tak di sangka seorang yang tak di ketahui memasuki tubuh nya ya dia adalah Zahra Indriana Fank. "Gila ternyata gw masih hidup," kata Zara sambil melihat sekitar. Zahra Indriana Fank, seorang perempuaan bad grils di sekolah, cantik, dan pastinya cerdas dan cerdik. Yang memasuki Jiwa seorang gadis cupu?! Apakah yang akan terjadi. ©Raudah al-hafidz

More details
WpActionLinkContent Guidelines