R E N A L D I (18+) [REVISI]

R E N A L D I (18+) [REVISI]

  • WpView
    Reads 10,082
  • WpVote
    Votes 215
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 14, 2020
[Follow dulu sebelum baca!!] Jangan lupa untuk vote dan komen ••0•• Dia adalah Renaldi Baskoro, cowok berdarah dingin, liar, suka mabuk-mabukan, obat-obatan, dan main perempuan. Tak ayal banyak yang menakuti dirinya, karena tatapan elang yang ia miliki. Begitu pun sifat arogan dan keras yang ia miliki membuat teman atau lawannya segan dengan dirinya. Najwa Savira, seorang gadis kalem, baik, dan rendah hati. Saat ini dia bekerja part time di salah satu Cafe di kotanya sebagai seorang pelayan. Gadis mandiri ini pun sedang melanjutkan studynya di salah satu Universitas negeri dan mengambil jurusan Psikologi. Ia bekerja untuk kebutuhan hidupnya dan juga biaya kuliahnya. ••0•• Mungkin waktu kecil kalian pernah mengalami yang nama 'Cinta Monyet'. Ya, pasti di antara kalian pernah mengalaminya. Tapi bagaimana, jika cinta monyet tak bisa dilupain sampai kalian sudah menginjak usia dewasa? Karena menurut kalian dia adalah satu-satunya yang spesial. "Wa, Wawa mau gak jadi pacar Renal?" ucap anak laki-laki sekitar umur 10 tahun kepada anak gadis dihadapannya yang seumuran juga. "Renal, kita masih kecil gak boleh pacar-pacaran dulu, nanti dimarahin sama Ayah!" kata-kata itu keluar dari mulut lugu gadis kecil itu. "Jangan omong-omong sama Ayah, diam-diam aja!" lontar anak laki-laki itu. "Gak mau!" anak gadis kecil itu langsung pergi meninggalkan anak laki-laki di hadapannya. "Kau adalah cinta pertama dan terakhirku. Di mana pun kau sekarang, aku akan tetap menunggu dan terus mencarimu" ~~~ Renaldi Baskoro. "Akan aku pikirkan hal itu. Maka dari itu tolong beri aku waktu" ~~~ Najwa Savira. ••0•• {"Izinkan aku merubah diri, untuk cinta dari masalalu"}
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • ATHALARIQ
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • Stuck With You | ON GOING
  • BABY
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • You're My Queen (On-Going Complicated )
  • Arsyilazka
  • Tentang Rasa
  • [BL] Sudden Omega

"Jadi cewek badass itu bukan pilihan, tapi keharusan-apalagi kalau hidup lo tiba-tiba jadi karakter paling sial di novel orang lain!" "Cewek tangguh itu bukan yang nggak pernah nangis, tapi yang bisa ngasuh dua anak sambil nyari suami baru dan tetap glowing di dunia fiksi!" Clara Adhiya, alias Ara, cewek SMA biasa yang hidup damai di dunia nyata. Bukan cewek cantik ala drakor, bukan juga orang kaya yang bisa beli skincare tiap minggu. Tapi soal cowok ganteng? Jiwanya selalu tergerak. Demi keturunan yang cakep, Sist. Tapi tiba-tiba... BRAKKK! Dia bangun bukan di kasurnya, tapi di dunia novel yang dulu cuma dia baca doang. Dan parahnya lagi, dia masuk ke tubuh ibu-ibu kere antagonis, punya dua anak, dan dicap nyebelin sama semua tokoh utama. "Astagfirullah... ini siapa anak-anak ini? Kok manggil gue mama? MAMA SIAPA?!" Tiba-tiba dari yang biasanya cuma nyari cowok buat konten story, sekarang dia harus: ✅ Ngasuh anak ✅ Ngurus dapur ✅ Survive dari dunia fiksi yang pengen dia ubah ending-nya ✅ Dan ya... nyari suami baru kalau sempat 😌 "Ubur-ubur ikan lele~ jadi janda itu enggak easy~ tapi gua bukan Clara kalau nggak bisa dapet cowok baru sambil masak nasi~" Kehidupan Clara berubah jadi reality show absurd: drama, komedi, air mata palsu, dan cinta sejati (semoga). Tapi meski hidup jungkir balik, Clara tetap punya satu prinsip: "Kalau hidup udah chaos, ya ditertawakan aja. Sambil skincare-an." 📛 WARNING: Tingkah Clara mengandung unsur kebodohan yang tidak layak ditiru. Kecuali kamu mau jadi janda fiktif dua anak. 😩🙏🏻 --- Kalau kamu suka cewek lucu, ngasal, penuh akal, dan bisa ngelawak sambil multitasking jadi mama, yuk ikutan masuk ke dunia chaos ini. Karena kadang, jadi tokoh antagonis itu justru paling seru 😎

More details
WpActionLinkContent Guidelines