RACHEL

RACHEL

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 25, 2020
Kisah seorang gadis remaja, tetapi bukan tentang persahabatan yang selalu mengundang canda tawa. Bukan pula tentang keluarga yang harmonis, apalagi penuh kebahagiaan. RACHEL AZMIRA Mungkin orang-orang mengenalnya dengan nama Rachel. Sosok gadis yang terlahir dari keluarga kaya raya, meski kekayaan yang dimiliki tak sedikit pun memberikannya kebahagiaan. Awalnya dia adalah gadis yang sangat ceria, sopan, dan cerdas. Tetapi hidupnya berubah semenjak kematian sang ibu 1 tahun yang lalu. Semenjak saat itu, dia lebih suka menghabiskan waktu sendirian, dia gadis yang bodoh, dan selalu menjadi bahan bully-an semenjak ia pindah sekolah ke jakarta. Sepi, sunyi, hening, diam ... Dunia bagai mati, tidak ada kehidupan Tidak ada rasa, hampa... Entah mengapa Rachel merasa Dunia tidak adil padanya... Apakah dia akan memiliki teman, yang bisa mendengarkan curhatannya? Akankah hidupnya menjadi lebih baik, atau sebaliknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • ARKANJESICA (END)
  • The Innocent Girl (Salsa)
  • ARGA [TAMAT]
  • ALKHA SI BISU
  • Avoid Cold Boy // SELESAI✔️
  • KEPERGIAN SENJA
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • Trust

[Rachel] berdiri didepan sebuah pintu kelas dilantai 2 Gedung B yang ditulis XMIPS 1,perlahan dia menjulurkan kepala nya untuk melihat kedalam kelas dan ternyata tidak ada guru. "Uhh...selamat"bisik rachel sesekali mengelus dadanya Baru saja rachel ingin melangkahkan kakinya kedalam kelas,tiba-tiba ada yang menepuk pundak rachel dari belakang,rachel berbalik dan tern- Pukkk...pukkk " Ck Aduh...siapa lagi in..."dercik rachel kesal "Kamu?kenapa terlambat!,ini baru hari pertama dan kamu sudah terlambat,sekarang kamu turun dan temui saya dikantor nanti.!"tegas guru perempuan itu. "Ta...ta..pi bu"gugup rachel "Ngga ada tapi-tapi an pokoknya sekarang turun dan tunggu saya dikantor!"tegasnya lagi Rachel membalikkan badan dan memajukan langkahnya "Dasar Nenek singa!"omel rachel -Rachel Violine Algracia

More details
WpActionLinkContent Guidelines