ANAYA AND PSYCHOPHATIC GROUP

ANAYA AND PSYCHOPHATIC GROUP

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Oct 27, 2020
AKU TAK PERNAH MENYURUH MU UNTUK MEMBACA . JADI JIKA TERTARIK BACA JIKA TIDAK YA SUDAH Aku Anaya Senjara . Hidupku bagai sebatang dinding putih yang berdiri tanpa tiang. Karena apa? Semua yang ada disisi semua pembunuh. Bahkan setelah ku kehilang ayah, ibu, adik, hingga salah sahabat ku yang ternyata di bunuh. Kini hidupku pun seperti itu di kelilingi oleh kelompok pembunuh. Bahkan sampai ku tak sadar bahwa yang ku suka dan yang menyukai ku serta selalu ada di samping ku adalah pembunuh. "Pergi, jika ku bilang pergi?Pergi"ucap ku tak kuat menahan tangis karena penghianatan dari sahabat ku. "Nay, maaf kan aku dan sahabat mu Nay. Ini semua kami lakukan agar engkau tak menjadi korban pembunuhan berikut nya"ucap Jackson kekasih Anaya yang tengah berada diantar sahabat dan juga Anaya sendiri. Anaya pun memberi tatapan seakan ingin membunuh"Gue ngga bakal percaya lagi sama apa yang kalian omongkan ke gue?Gue sudah terlanjur dendam ke kalian" "Karena kalian gue harus kehilangan Ayah, ibu, adik, bahkan sahabat yang paling gue percaya dan gue sayangi dari yang lain"teriak nya hingga menyindir Via dan Maori yang mulai menegang karena perkataan dari sahabat nya yang dulu lembut sekarang berubah menjadi syair indah yang penuh kotoran. """ #1kperpartlanjutpart Oke😘 Salam hangat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • Eliinaa
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Anak DESA ✔
  • Maina & Maxim
  • lost them

Bagaimana perasaan mu ketika kau hanyalah bocah polos tak berdosa berumur lima tahun , bukannya dibawa ke taman bermain penuh keseruan , tapi ke medan perang tempat mayat tergeletak sejauh mata memandang , tempat dimana kaki mu tak luput dari darah yang tergenang , dan tangan kecilmu menggenggam erat pedang ; dengan alasan berjuang demi tanah kekuasaan. Itulah yang Halilintar rasakan. Tak bisa dipungkiri jika dunia yang tak adil selalu memihaknya , memberatkan pundaknya , dan membebani jiwanya. Tidaklah salah ketika Halilintar sendiri bilang ia ingin menyerah , tapi apa? Ia tak berhenti melangkah karna apapun itu , selalu ada hal yang membuatnya harus dan harus untuk memenuhi segala hal. Dia hanya bocah kecil , yang dijadikan lelucon oleh semesta , dijadikan badut oleh dunia , dimana penderitaan itu , seolah tampak lucu dimata orang yang tak tau seberapa tebal topeng diwajahnya. Namun apa? Tak berhenti disitu , tak hanya fisik , mentalnya juga membeku ; mati dihantam tiap hitungan waktu. Tapi lagi lagi , tubuh itu bangkit setelah jatuh.. "Nyawa ayah prioritasku" "Jangan berpura pura , ibu. Jujur lah dalam membenciku" "Jangan bermimpi.. Aku tak pantas disebut kakak" "Aku mati pun , tak ada pengaruhnya untuk hidup kalian! Aku akan mati bahkan sebelum tangan kalian kotor oleh darah ku" "Jangan khawatir , aku sudah terbiasa" " ..... Benar benar terbiasa" Dan dibalik semua itu , ia tak sendirian. "Benar kan~Tuan~?" WARNING!! *KARAKTER DISINI MILIK MONSTA , ENDLESS SUFFER HAHYA MEMINJAM KARAKTERNYA SAJA (ADA BEBERAPA TAMBAHAN KARAKTER DARI AUTHOR) *DILARANG COPY KARNA SAMA DENGAN MENCONTEK! DIDUNIA DIMARAHI MASYARAKAT , DIAKHIRAT DIMARAHI MALAIKAT! *SILAHKAN BERI SARAN DENGAN SYARAT : SOPAN , TIDAK BERTELE TELE , DAN DENGAN BAHASA INDONESIA TENTUNYA *JANGAN LUPA VOTE DAN IKUTI TIAP BAB , OKE!?

More details
WpActionLinkContent Guidelines