Curhatan hati yang dibuat menjadi rangkaian kata sehingga bisa menjadi sebuah sajak indah yang ditulis oleh Muhammad Arsyl.
Jangan lupa Follow, Vote dan komen ya. Selamat membaca
Diam bukan berarti bungkam
Karena diamku berontak
Karena diamku menolak
Karena diamku menanti
Karena dengan diam, aku meminta izin pergi
****
Tak memaksa membaca,
sebab bacaan perihal rasa
Bila sudah nyaman
Tetap posisikan pada zona aman
Jika mendapat makna yang membekas,
tak perlu menyelesaikan lekas-lekas
Bila kopimu dingin menunggu,
sungguh aku tak bermaksud begitu
Baiklah,
ucap pamitku agar tak pekat bosanmu
--SajakDN