KEIKO
  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 28, 2020
Ini adalah cerita tentang sepasang keturunan adam dan hawa. Sepasang manusia yang pernah membuat do'a untuk satu sama lainnya di bawah luasnya langit malam bertabur cahaya berisi do'a dari banyak insan pada saat itu pula. Dari sekian banyaknya doa tersebut, pada nyatanya Tuhan akan selalu mengetahui semua doa makhkuknya tanpa terkecuali. Tapi nyatanya, Jalan hidup tetaplah menjadi skenario mutlak milik Tuhan. Sang Kuasa yang dapat dengan mudah membolak-balikan perasaan makhluk ciptaannya agar belajar lebih tegar. Agar belajar lebih ikhlas. Welcome to KEIKO Land! Disaat kamu mulai membaca paragraf awal cerita ini, kamu akan masuk kedalam dunia Keira dan Iko dari sudut pandang seorang Keira. KEIKO ©2020 by pinkpastel start 26.10.2020
All Rights Reserved
#38
keira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Gone(✔)🔚
  • Gardenia | END
  • VieRa (TAMAT)
  • Bad Scene
  • BRANDENA [COMPLETED]
  • Different Feelings
  • Keyla [COMPLETED]
  • When You Talk
  • YANG SERUPA TAK PERNAH SAMA [END-TERBIT]

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines