Hai Jodoh!

Hai Jodoh!

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
-Follow terlebih dahulu sebelum membaca- Selain tukang bolos, Aksara juga dikenal sebagai fakboy kelas kakap! Kemarin pacaran dengan si A, hari ini dengan si B, besoknya dengan si C. Begitu terus hingga tidak menjadi hal yang patut dipertanyakan. Marsha tak ingin dekat-dekat dengan orang itu membiarkan mereka tenang tak saling terikat, namun pertunangan yang direncanakan ayahnya membawa Marsha mengenal sisi lain Aksara. ---- Aksara menarik tangan Marsha sehingga mata mereka saling beradu pandang. "Lo boleh tutup pintu hati lo rapat-rapat dari gue, tutup serapat yang lo bisa... tapi lo harus inget ini, Sha. Sejauh apapun lo ngunci pintu itu, gue bakal buka dan dobrak secara paksa." Marsha mendecak, "Kita bahkan baru deket beberapa minggu lalu. Tapi lo udah berani bilang cinta dan takut kehilangan gue. Sedangkal itu rasa yang lo kasih ke setiap ceweknya?" jelas Marsha. Dia benar jika tentang Marsha yang menutup hati untuknya. Itupun bukan tanpa alasan, ia hanya tak ingin jatuh kepada orang yang belum tentu akan berlabuh padanya. ~~~ "Perasaan lo itu terlalu banyak kesebar, sampe gue bingung yang lo kasih ke gue itu bener asli atau cuma pura-pura. " -Marsha P.s : Author gak pandai bikin sinopsis, tapi coba kalian baca dulu Author jamin ketagihan. Kalo enggak ya maaf namanya juga usaha. Plagiat minggir ya :) Original story by Noonahangul
All Rights Reserved
#83
fakboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Story
  • this is me
  • [NEVER] WIN
  • Mine [SELESAI] ✔
  • DAKSA [END]
  • THE NINTH
  • ||Perjodohan||✓
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • 180° [END]

Story by: Galleria Frads & shininglight97 "Kukira aku sudah mengenalnya dengan sangat baik. Tapi nyatanya aku salah. Rupanya ia menyimpan banyak gejolak emosi dibalik hubungan mesra yang kami tutup dengan rapih. Bodohnya aku yang tidak mengerti kekecewaannya, dan memilih untuk melanjutkan kisah rahasia tentang hubungan kami dengan santainya. Bagaimana bisa aku tidak mengerti apa isi hatinya? Padahal aku melihat wajah cantiknya itu setiap hari, di bawah atap yang sama. Bagaimana bisa aku tidak pernah menyadari setiap perubahan mimik wajahnya yang tak nyaman atas apa yang telah kita jalani?" - Kim Do Young. "Awalnya kusanggupi perjanjian yg kami buat, tapi pada akhirnya aku tidak nyaman dengan itu. Ternyata itu sangat menggangguku. Ingin berteriak rasanya saat para wanita itu melemparkan tatapan mereka dan terus mencari tau tipe ideal dari kekasihku sendiri. Tapi pada akhirnya aku hanya bisa menghela napasku berulang kali dan kembali menyimpan itu sendirian, karena aku takut Doyoung kecewa." - Na Soo Hwa. "Kata 'penipu' yang selalu kau sematkan pada nama belakangku membuatku tak pernah mengerti, Baby. Definisi penipu seperti apa yang ada dalam kamusmu? Beri tau aku. Karena yang kutau, aku menginginkanmu kembali ke hidupku, Hwang Ji Na," - Jung Jae Hyun. "Jangan katakan apapun. Sekalipun kau berniat untuk mengatakan cinta beribu-ribu kali padaku. Aku akan menutup kedua telingaku rapat-rapat. Aku akan menutup kedua mataku erat-erat. Tidak ada lagi Hwang Ji Na yang terpesona pada seorang penipu hati sepertimu. Karena, sudah tidak ada lagi kepercayaan untukmu. Bahkan, setiap tarikan napasmu saja terlihat sebagai tipuan bagiku. Kau, seorang pembohong yang ulung, Jung Jae Hyun," - Hwang Ji Na.

More details
WpActionLinkContent Guidelines