Story cover for Dunia Baru by RikiAkili
Dunia Baru
  • WpView
    Leituras 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em out 25, 2020
Maduro
Ketika manusia telah dikendalikan oleh hasratnya, mereka tidak akan peduli jika itu merusak alam atau menyakiti yang lain, bumipun secara bertahap hancur karena hasrat manusia.
Rizal yang telah kehilangan nyawanya bereinkarnasi 5000 tahun setelah pertempurannya, akankah masa depan umat manusia cerah atau tidak.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Dunia Baru à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell), de alfariks
4 capítulos Em andamento Maduro
Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) cover
Perfect Weapon cover
Just Imagine cover
Identitas Yang tersembunyi...  cover
Seirei Gensouki: Spirit Chronicle Volume 3 cover
Kisah Negeri Manunggal 2: Pemburu Asura cover
Two Brother Zombie in Love [SELESAI]  cover
This is isekai! (adventure in the world of attack on titan!) cover
Sang Penyihir 2 : Lahir Kembali cover

DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell)

4 capítulos Em andamento Maduro

Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.