Assalamualaikum, Ustadz

Assalamualaikum, Ustadz

  • WpView
    Reads 8,640
  • WpVote
    Votes 646
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 20, 2022
Dalam hidup ini kita hanya bisa berencana dan Allah yang mengatur segalanya. Yang selalu kita inginkan adalah hidup dengan damai dan selalu bahagia. Namun, Allah selalu berkehendak lain. Banyak luka dan air mata dalam kehidupan ini, bahkan banyak hal yang tidak kita inginkan terjadi. Sama halnya yang terjadi dengan seorang gadis yang kerap sekali disapa Shasa. Ia tidak pernah tahu, jika jalan hidupnya akan lebih sulit dari apa yang pernah ia bayangkan. Sebuah tuduhan yang membuat Shasa kehilangan sebuah keluarga dan diusir dari rumahnya sendiri. Hatinya terasa hancur. Namun, Allahlah yang Maha Adil. Allah hadirkan sosok yang begitu mencintai Shasa dalam hidupnya. Shasa wanita kuat. Walaupun hidupnya penuh luka, tapi dia selalu bersabar dalam menghadapi jalan hidupnya. Coba baca dulu dari chapter 1-10 hehe NB : Judul cerita dari Dalam Skenario Allah diganti menjadi Assalamualaikum, Ustadz Uhuy ... ada yang penasaran tak dengan kelanjutannya? Skuyy langsung lanjut aja baca. Kalo udah baca harus vote, comment and share yak!😁 Jangan lupa follow akun ini, okey? Selamat melanjutkan membaca semoga suka.
All Rights Reserved
#706
islami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KHAZARA (On Going)
  • Tiadakah Surga yang Lain? {REVISI}
  • JODOH DALAM TAKDIR {END}
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • Luka dan Kamu [ Revisi ]
  • Cinta yang Mengobati Ustadz
  • Separuh Ragaku [On Going]
  • Setulus Kasih Aisyah [Terbit]
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]

Aku akan menyerah, setidaknya aku sudah berusaha ~Batin Khansa. "Apa aku boleh menyerah?" tanya Khansa lesu. "Aku tidak akan membiarkan kamu menyerah" jawab Haris yang tidak mau kehilangan Khansa. "Aku capek, penyakitku juga tidak akan sembuh" ucap Khansa yang membuat Haris kalang kabut. "Aku yakin pasti bisa sembuh, setelah itu kita akan hidup bahagia" "Kita akan saling terluka jika kita terus bersama" ucap Khansa menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya. *** "Kamu laki-laki pertama yang aku cinta setelah ayahku, tapi kamu juga laki-laki pertama yang berhasil membuatku terluka" Khansa Zaqiya Almahyra. "Maaf, aku belum bisa membahagiakan dirimu" Haris. Karena kesalahannya sendiri Haris harus membuat Khansa kembali pada dirinya, tapi apakah Khansa mau memberi kesempatan pada Haris? Akan kah Khansa bisa bertahan dari penyakitnya, atau Khansa akan menyerah? ***** Slow up!

More details
WpActionLinkContent Guidelines