We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
2A : Anyelir & Arjuna

2A : Anyelir & Arjuna

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 8, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Anyelir! Bangun!" "Anyelir!" "Iya maa," balas Anyelir dengan mata yang masih terpejam. "Cepat bangun! Siap-siap kerja sana!" "Anyelir mau resign aja maa," ucap Anyelir sembari mengeratkan selimutnya. "Baru juga sehari kerja udah resign-resign aja, bangun!" ucap mama sembari menarik selimut Anyelir. Sebuah masalah yang berawal dari ketidaksengajaan Anyelir, menabrak mobil seorang laki-laki tampan, yang sialnya dia adalah direktur utama di kantornya. Sampai pada suatu pagi, atasannya itu tiba-tiba membangunkannya. Dan di pagi itu, dimulailah kisah mereka. Tidak, sebenarnya kisah mereka sudah dimulai semenjak Anyelir membuat masalah dengan Juna.
All Rights Reserved
#645
pernikahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • No Cerai No Pisah!
  • Choose Me, Please (Selesai)
  • PERTEMUAN TANPA SYARAT
  • Anyelir [TAMAT]
  • Jatuh Cinta Di Antara Darah
  • Cinta Pertama (Yoyo&Hana)
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • Joe and Lily
  • The Crazy CEO (Crazy Series #1) (End)

Devon menyodorkan surat cerai tepat ke depan muka Rosa. Pria itu tak terlihat main-main. Pada akhirnya pernikahan yang mereka lalui tidak berhasil meskipun Rosa sudah mencoba sebisanya. Rosa menginginkan Devon. Sangat membutuhkan kekuasaan keluarga Wijaya yang berada di genggaman Devon. Dia tak bisa pergi, tak akan mau. Ketika Rosa tengah memutar otak untuk menunda perceraian ini, tiba-tiba saja petir menyambar Devon secepat kilat! "Ja-jangan mati!!!! Ambulans! Tolong, siapa saja panggil ambulans!" jerit Rosa dengan derai air mata bercucuran. Sementara itu, Devon bergeming di tempatnya. Asap-asap hitam mengepul keluar dari sekujur tubuh dan perickan listrik seperti melompat-lompat di atasnya. Namun bukan itu yang penting. Sebuah suara melengking yang pria itu kenal jelas, merasuki kepalanya dengan kurang ajar. Devon bisa mendengar suara isi pikiran Rosa tanpa sepengetahuan wanita itu. Dan darahnya dibuat mendidih. 'Siapa bilang laki-laki ganteng di dunia ini cuma Devon? Cuih! Manusia macam dia mending bertapa di gunung jadi biksu. Percuma dikasih istri secantik aku kalo matanya nggak dipake,' ujar Rosa dalam hati. Gigi Devon bergemeletuk menahan amarah. "ROSA!!" --- Baca lanjutannya di Innovel/ Dreame Gratis!

More details
WpActionLinkContent Guidelines