Love In Pesantren 2

Love In Pesantren 2

  • WpView
    Reads 5,069
  • WpVote
    Votes 298
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 1, 2020
Mas!" "Nanti kalo anak kita lahir mau dikasih nama apa?" Tanya Citra sambil mengelus perutnya yang semakin membesar. "Ada deh." Jawab Azmi. "Jadi main rahasia-rahasian nih!" "Gak sayang, nanti kamu juga tahu." Tutur Azmi. Kisah cinta mereka sedang harmonis-harmonisnya. Apakah rumah tangga mereka akan terus harmonis? Jawabannya tidak. Disetiap rumah tangga akan ada masalah, entah itu masalah kecil ataupun besar. Jika mau masalah ini selesai harus diselesaikan dengan kepala dingin. Seperti rumah tangga mereka. Ada saatnya senang ada juga saatnya bersedih. Hidup cuman sekali, kalo bisa gunakan untuk hal-hal yang baik. Apakah kisah rumah tangga mereka akan terus harmonis? Ataukah malah banyak permasalahan di rumah tangga mereka? Mari kita baca bersama-sama. Publish: 27 Oktober 2020 Selesai:
All Rights Reserved
#141
kuat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]
  • ₳ ĐⱤɆ₳₥ ₮Ⱨ₳₮ ₩łⱠⱠ ₦ɆVɆⱤ ĐłɆ
  • Dia Tempatku Pulang | [SEGERA TERBIT]
  • ZuNaya
  • Luka & Lara (Completed)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Senandung Azalea (Completed)
  • Our Journey To Love

Akisya Kirana Maharani tidak pernah menyangka bahwa kedekatannya dengan Mahaprana Hisyam-siswa populer dan pendiam di sekolah-akan menjadi awal dari perjalanan emosional yang mengubah cara pandangnya tentang cinta, waktu, dan kehilangan. Mereka tumbuh dalam cerita yang hangat: belajar saling memahami, berbagi impian, dan menepis perbedaan. Akisya percaya bahwa cinta bisa melampaui waktu, sementara Hisyam menyimpan pandangan realistis bahwa tidak semua hal bisa dipertahankan selamanya. Namun, kehidupan punya caranya sendiri untuk menguji. Perbedaan prinsip, jarak emosional, dan keadaan tak terduga membuat mereka harus memilih: memperjuangkan hubungan yang perlahan pudar atau melepaskan demi luka yang lebih sedikit. Ketika waktu tak memberi kesempatan kedua, mampukah kata-kata yang pernah diucapkan menjadi pengikat terakhir mereka? ."Aku harap, kita bisa bertemu kamu di kehidupan selanjutnya dengan versi yang lebih baik dari kita masing-masing." - Hisyam. ⚠️WARNING⚠️ Semua unsur cerita ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan jalan cerita. semuanya itu hanya kebetulan tanpa unsur sengaja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines