Cerita ini menceritakan tentang seorang gadis yang sangat kejam, didalam cerita ini bertentangan dengan mafia, dia Elina. gadis yang kelihatannya baik, anggun, sopan!tapi di dalam jati dirinya banyak macan. jangan menyepelekan cerita ini!! cerita romantis sedikit kekejaman!
#####
"Gak ada tapi, kalau udah takdir ya takdir. Inget kita cuma manusia nantinya juga bakalan balik ke pangkuan yang atas"ucap cowok bermasker, lalu melepas tangannya yang membungkam mulut Elina.
"Kalau Tuhan sudah berkehendak gak ada yang bisa ngeubah"lanjutnya.
"Gue tau, tapi kenapa bahagia itu cuma ke gue sebentar? seperti halnya kita mencintai seseorang dengan tulus malah di tinggal pas lagi sayang-sayangnya, lo tau kan rasanya?"ucap Elina menatap cowok yang di sampingnya.
Cowok itu mengangguk mengerti, ia menatap rintikan hujan. Ia berdiri dan melangkah, tangannya mengarah ke rintikan hujan.
"Gue tau rasanya. Lo itu harus kuat seperti rintikan hujan ini, dimana dia selalu jatuh berkali-kali tapi dia selalu datang lagi dan lagi"cowok itu balik duduk di sebelah Elina.
"Bahagia itu bisa di capai kalau kita sabar dan sabar, nikmati proses meskipun prosesnya menyakitkan. Inget dunia itu berputar, gak ada namanya orang di dunia ini gak di beri kebahagiaan, cuma orang bodoh yang ngomong gitu. Kebahagiaan bisa kita rasakan ketika kita selalu bersyukur dengan keadaan"lanjut cowok itu, ia menatap gadis di sampingnya, demikian juga dengan Elina. Elina merasa tidak asing dengan tatapan mata cowok yang disampingnya.
IG: Kanaravlla
"BISA GA SIH GAUSAH NGIKUTIN GUE TERUS!" teriak marah seorang pemuda kepada seorang gadis nerd yang sedari tadi selalu mengikutinya.
"Gue risih lo ikutin terus bangs*t! Mending lo ngejauh sana. Lagian gue gamau sama cewek culun kaya lo!" ujar pemuda itu kembali dan memandang jijik gadis dihadapan nya itu.
"Minimal ngaca lah kalau mau ngedeketin bos gue," cibir seorang pria tampan lainnya yang berkulit putih serta rambut hitam legam nya.
"Cewek kaya lo tuh gapantes bersanding sama bos gue," tambah seorang pemuda lainnya yang memakai sweater hitam.
"Kalian kenapa sih selalu bersikap kasar sama aku?" tanya gadis itu menatap mereka sendu.
Sedangkan yang ditatap hanya membuang muka seolah jijik melihatnya gadis dihadapan nya.
"Maaf karena selama ini aku selalu ganggu kalain, tapi setelah ini aku janji ga akan ganggu kalian lagi," lanjut gadis itu tersenyum simpul, lalu langsung pergi dari sana dengan suasana hati yang berantakan.
Sedangkan ke5 lelaki itu sama sekali tidak perduli dengan gadis culun yang selalu caper kepada mereka.
Dilain tempat...
"Kenapa hidup gue gini banget ya," lirih gadis itu menatap jalanan sendu.
Hidupnya berantakan, hatinya hancur saat sang pujaan hati menolak mentah-mentah cintanya, bahkan sampai mengatainya yang tidak-tidak.
𝙄𝙉𝙄 𝙈𝙐𝙍𝙉𝙄 𝙃𝘼𝙎𝙄𝙇 𝙋𝙀𝙈𝙄𝙆𝙄𝙍𝘼𝙉 𝘼𝙐𝙏𝙃𝙊𝙍 𝙎𝙀𝙉𝘿𝙄𝙍𝙄!
𝘽𝘼𝙂𝙄 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝙄𝙉𝙂𝙄𝙉 𝙋𝙇𝘼𝙂𝙄𝘼𝙏 𝙇𝙀𝘽𝙄𝙃 𝘽𝘼𝙄𝙆 𝙈𝙀𝙉𝙅𝘼𝙐𝙃 𝘿𝘼𝙍𝙄 𝙇𝘼𝙋𝘼𝙆 𝙄𝙉𝙄!
𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙫𝙤𝙩𝙚 𝙖𝙣𝙙 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣
Typo bertebaran dimana-mana, jadi mohon untuk berhati-hati.
Cerita telah di perbaiki jadi kemungkinan komentar dan isi cerita tidak akan sama.
Sekian terimakasih
Selamat membaca