Princess: Way To Find a New Path

Princess: Way To Find a New Path

  • WpView
    Reads 2,530
  • WpVote
    Votes 293
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 7, 2020
Eve Alinea Putri, sang mesin pembunuh jenius para orang berkuasa. Bekerja sendiri, pembuat alat sendiri, dan identitas yang tak diketahui satu pun orang. Selama hidupnya, Eve tak pernah merasa kesepian. Tanpa orang tua, teman, atau pun kerabat. Tanpa seorang pun di dunia tahu identitasnya. Selalu hidup dalam bayang-bayang tanpa berharap bisa bersinar seperti matahari. Tapi, siapa yang sangka ketika Eve meninggal karena kecelakaan motor, ia akan merasa kesepian? Tepat ketika Eve berharap setelah kematiannya ia hidup kembali dengan kehidupan yang mengisi rasa kesepiannya, Eve tertarik ke dalam novel yang pernah ibunya bacakan sekali saat masih kecil. Satu-satunya novel yang sempat ibunya bacakan sebelum seluruh keluarganya terbunuh oleh pencuri sialan. Novel Sad Princess. Novel yang menurut Eve aneh karena berisi hal-hal sihir yang tak Eve mengerti saat kecil. Entah untuk sekarang, nyatanya yang Eve ingat hanya pemeran utama dibunuh ayahnya saat berumur delapan belas tahun. Alasannya? Karena sempat muncul di pesta sang ayah saat berumur sembilan tahun padahal tak ada yang melihatnya. Pertama kalinya pemeran utama bertemu sang ayah dan tepat saat itu keadaannya yang tersembunyi semakin terasa terancam nyaris tak bisa bebas. Parahnya, Eve tertarik ke tubuh bayi sang pemeran utama yang saat itu baru sebulan sejak dilahirkan. Seorang bayi yang bahkan tak bisa mengumpat menggunakan mulutnya dan harus diurus segala sesuatunya. Bagaimana Eve bisa hidup di dalam tubuh putri, sang pemeran utama sedangkan dia sendiri sudah meninggal sebelumnya? Lantas, jika Eve bisa bertahan. Bagaimana caranya merubah nasib agar tak bertemu sang ayah dan tetap hidup setelah melewati delapan belas tahun? Tolong, dirinya tak ingin merasakan kematian untu kedua kalinya. Atau setidaknya, jangan dalam perasaan sepi lagi.
All Rights Reserved
#143
rebirth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mysterious Girl
  • Twinblossom
  • Villainess Illusion
  • Shadows of the Main Story
  • ā²ENDā³ TRAPPED IN A HAREM NOVEL
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Green Jewel [Selesai]

Menceritakan Kisah Seorang Jane Hillary Jonshon Gadis yang mengalami masa-masa yang kelam dengan Sejuta Ke Misteriusan dan Berjuta-juta teka-teki dalam Hidupnya. Hinaan, Cacian dan Makian sudah menjadi Makanan Sehari-harinya Dipandang rendah oleh Seluruh Mata yang Memandang, mentalnya hancur apalagi fisiknya ia nyaris Gila dibuatnya, Ia ada hanya saja keadaanya tidak pernah dianggap oleh Keluarganya, Seluruh Semesta Mengutuk Akan Kehadirannya Dianggap Jalang oleh Keluarganya sendiri, hampir dilecehkan oleh orang yang tidak dikenal ditambah hampir dilecehkan oleh Daddynya sendiri, Dibenci oleh Adeknya dan di Pandang Rendah oleh Seluruh Keluarga Besarnya Di Siksa oleh Mommynya sendiri, Sekujur tubuhnya memiliki Luka-luka dan memar-memar dan Sang Pelakunya adalah Mommynya sendiri. Tidak hanya sampai di situ Kesialan yang Ia alami, Ia Dijual oleh Kedua Orangtuanya dan Ia juga Dijadikan Taruhan oleh Mantan Pacarnya Sendiri Sungguh Gila Bukan? Kesalahpahaman yang Terus Berlanjut tanpa adanya Titik Kebenaran. Satu hal yang Paling Ia Sesali, Ia Menyesal Karena Ia Pernah Baik, Yaps Maybe hanya Jane lah yang Menyesal karena Melakukan Hal Baik jelas ia Menyesal Karena Kebaikannya yang Membawa Dirinya masuk kedalam Gerbang Kesengsaraan, Jane Dipandang Layaknya Tokoh Antagonis dalam Dongeng sedangkan Anna dipandang Layaknya Seorang Protagonis yang dipuja-puja Nyatanya Anna lah Antagonis yang Sesungguhnya hanya saja Orang-orang tak Menyadarinya Akhir hidupnya yang Menyedihkan dan Begitu Tragis tak ada yang tau dibalik Kematiannya, Satu hal yang harus kalian tau Sang Pelaku Tertawa dan Merasa Bahagia atas Kematiannya. Tubuhnya Ambruk dari Tingginya Gedung Kampus disaksikan Ribuan Orang, Orang-orang Mengira Ia Membunuh Dirinya Sendiri dengan Melompat dari Rooftop Kampus Nyatanya Semuanya tak Sesederhana yang dibayangkan, Tak ada Penyesalan dalam Hidupnya karena ia pun sudah lelah menghadapi segalanya. End~ Story By Jane

More details
WpActionLinkContent Guidelines