Pengantin Masa Kecil

Pengantin Masa Kecil

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 27, 2020
Apa kalian pernah bermain pengantin-pengantinan saat kecil? Bermain pura-pura menjadi Papa dan Mama bohongan? Atau bermain membangun rumah tangga bahagia dan memiliki seorang anak, bahkan lebih. Jika iya, maka mari simak kisah ku dengan gadis kecil yang sering ku panggil, Ara gadisnya Asa. "Mas Asa memang mau nikah sama Ara ?" tanya gadis kecil berkuncir dua yang selalu membuat uang jajanku habis karna membelikannya gulali didepan sekolah. "Mau, nanti Mas temenin mainnya ya. Jangan sedih kalau gak diajak main, bilang sama Mas kalau ada yang nakal sama kamu," ucapku kala itu, tepat di depan rumah becat biru muda, itu warna kesukaan Ara. Kisah kami baru akan dimulai, maka dari itu simaklah. follow ig mimin ya @cerita_anthi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa (END)
  • little lover in blue
  • Nikah?!
  • Yang Terlupakan
  • My boyfriend is "bocah"
  • ALRIN

"Aku baru sadar bahwa perasaanku sama Raisa lebih dari sekedar teman, tetapi apa Raisa juga merasakan hal yang sama?" Ujarku dalam benakku Saat itu aku mengajak Raisa ke taman kota dan kemudian aku mengajaknya bermain di sebuah ayunan, aku sangat bahagia saat melihat dia bahagia ketika dia besamaku. Namun seketika itu semua menjadi runtuh saat kedatangan seorang lelaki, dibalik kejauhan dia memperhatikan kami berdua dan kemudian tiba-tiba di memegang tangan Raisa dan mengajaknya pergi. "Sa" ungkapnya sembari memegang tangan Raisa "Kak Yudha, kok ada disini?" Tanya Raisa dan kemudian dia merampas tangan Raisa dari genggaman ku Aku kira cerita cinta masa SMA aku akan berlalu begitu saja, meski meninggalkan kenangan yang sedikit menyakitkan namun pula menyisakan banyak sisa-sisa kebahagiaan yang apabila aku terkenang maka akan membuat aku rindu akan masa-masa itu. Bukan hanya dengan cerita kala itu, namun juga orang-orang dalam kisah hidupku. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines