[1] Backstreet - Park Sunghoon

[1] Backstreet - Park Sunghoon

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 17, 2020
Lee Yoora, seorang gadis cantik dengan tubuh yang ideal menjalin hubungan dengan pria dingin secara diam diam. Selama satu tahun hubungan berjalan dengan lancar, namun karena satu masalah menjadi retak. "Aku mau hubungan kita normal, ngga ada kata Backstreet lagi" Ujar Yoora dengan mata yang memerah. "Ngga bisa, Ra! Yuri masih butuh gue." Balasnya. Mendengar balasan pria tersebut, pertahanan Yoora sudah mutlak. "Ayo putus" Sahut Yoora kembali bersamaan air matanya meluruh.
All Rights Reserved
#504
sunghoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CUDDLE
  • You Are My First Love
  • If We Were Real
  • I Fell On Your Charm [REVISI]
  • Ajeng | Hyunjin, Jennie & Jeno
  • Wilted Petals in a Silent Storm
  • MUSUH • Mark Lee [END]✔
  • Love Is Not Over ✔
CUDDLE

"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu, Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines