Ku tulis pahit tersayat luka di bagian dada nuansa tabir, takdir, derita, darah juang cinta yang bersemayam pada embun hingga senja, tulisan tanpa rekayasa, mendiam diri yang terluka, coretan bersama tetesan air mata.
coretan demi coretan tanpa rekayasa penulis bilang ini bukan cerita imajinasi melainkan coretan realita di dunia fana
#dear pembaca agar bermain hati dan logika dalam setiap kata-kata yang ada
#sang penulis tokoh utama
#tokoh lain ¹ dan lainnya ²³⁴* dan seterusnya
All Rights Reserved