Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Split Up {ON GOING}

Split Up {ON GOING}

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 12, 2020
Disarankan Follow dulu sebelum membaca ya. Biar Akunya jadi seneng👻 Mengandung bawang didalam Cerita ini! Jadi siap-siap patah hati jika ingin menelusuri kisah ini lebih lanjut!:( Aku akan membawa kalian ke Cerita yang seenggaknya bisa buat Heart sedikit tersentuh! Semoga anteng sama Ceritanya. Yo Lets Go! •Langit. Ia tak akan membiarkan Matahari dan Bulan menjadi bagiannya dalam satu detik secara bersamaan. Namun Ia akan membiarkan Hujannya turun tanpa menghadirkan pelangi setelahnya •Cinta. Ia bisa membiarkan dua insan berpadu menguasai hati dalam satu tatapan. Namun tidak ketika Ia sudah merasakan kehilangan, ketika Ia sudah merasa Penyesalan menghampiri Cintanya Pembodohan. Regani, Ia membiarkan Riona pergi begitu saja dalam hidupnya. Bukan pacar, namun kedekatannya sangat berarti dalam kehidupan Regani. Mengundang Gargio yang sama sekali Regani tak tahu apakah Ia bisa lebih menemaninya seperti Riona. Dan setelahnya Ia tahu Gargio adalah orang yang paling cepat meninggalkannya Namun asal Kalian tahu. Dua Orang yang menjadi bagian dalam hidup Regani itu mempunyai kesakitan yang hampir sama. Mereka berdua menyembunyikan identitas mereka satu sama lain Hidupnya semakin rapuh. Ntah karena menyesali hidup atau karena Ia dipermainkan Semuanya seakan tak lagi indah dimatanya. Kehilangan Ibunya menjadi hal utama dalam kerapuhan mental ataupun pikirannya Hingga semuanya berakhir. Benar-benar berakhir. Tak ada lagi dunia! Tak ada lagi detak jantung ataupun Deru nafas! °{ImasSafitry}° Sad_Ending SmileToCry:( Alur Cerita ini asli hasil dari Pemikiran Author ya!... Kalaupun ada kejadian atau kata-kata yang hampir sama ataupun menyerupai, Maafkan:( Author juga bisa membuat kesalahan! <Pada akhirnya kita akan dengan mudahnya ditipu oleh Waktu>
All Rights Reserved
#220
kematian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Soal Rasa 2
  • ALEYA~~
  • WISHES.
  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • " To Love ,To Lose "
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Traces in the Light
  • HER SHADOW

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

More details
WpActionLinkContent Guidelines