Double Down

Double Down

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 26, 2020
Follow dulu sebelum baca;) Melihat kehidupan yang keras, tak jarang banyak manusia yang mengeluh bahkan sampai mengakhiri hidup karena tidak sanggup dengan Lika liku hidup. Saat pertama kali kita mendapatkan cobaan, seharusnya kita sudah siap akan cobaan-cobaan berikutnya. Namun, kebanyakan manusia terlalu fokus pada kesenangan sehingga melupakan bahwa setelah kesenangan pasti ada kesedihan, dan setelah ada kesedihan pasti ada kebahagiaan. Begitulah siklus hidup. Begitu juga yang di alami gadis berusia 17 tahun, yang kerap di sapa Izel. Terlalu banyak kesenangan yang ia dapatkan, hingga ia melupakan adanya kesedihan. Saat kita senang yang berlebihan, maka kita juga pasti akan sakit yang berlebihan:)
All Rights Reserved
#41
taruhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Youth Of Lily
  • VIA-AMARA
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • HIDDEN I (The End)
  • Kalevi
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • You're The Rain I (the injuries sustained) [HIATUS]
  • Our Times (Completed)
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • SANA

TW: Cerita ini mengandung banyak isu sensitif yang dapat memicu. Harap bijak dalam membacanya. Orang-orang berkata bahwa masa muda adalah momen terindah dalam kehidupan. Kita tertawa. Kita menangis. Kita bertengkar dan jatuh cinta tanpa ada alasan yang masuk akal. Semua hal kita lakukan atas nama 'masa muda'. Kita memimpikan impian. Berlari mengejarnya tanpa keraguan. Membuat kesalahan untuk belajar memperbaiki. Ya, kah? Apakah ini yang kita sebut perbaikan? Di mana tawa yang kita bagi bersama sebelumnya? Di mana impian yang dahulu kita kejar? Kau pergi. Kami terberai ke dalam serpihan kekacauan. Masa muda hampir selalu dipadankan dengan rasa sakit. Mereka mengatakan hal itu terasa sakit oleh karena kita masih muda. Itulah sebabnya kita harus berjuang menghadapinya dan menang. Mengapa kita terus berlari hingga kaki-kaki ini dipenuhi luka? Apakah kita dapat memenangkan pertarungan ini? Ini adalah pertarungan yang tidak seimbang pada awal mulanya. Tidak ada yang bersikap adil. Kita harus mempertaruhkan segalanya pada kesempatan pertama. Untuk memenangkannya atau kalah. Dan pada penghujung hari, kemurnian ini akan melebur ke dalam ketiadaan. Rank #159 on Slice of Life Rank #109 on School Life Thank you for reading this story all... 😘😘😘😘

More details
WpActionLinkContent Guidelines