Double Down

Double Down

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 26, 2020
Follow dulu sebelum baca;) Melihat kehidupan yang keras, tak jarang banyak manusia yang mengeluh bahkan sampai mengakhiri hidup karena tidak sanggup dengan Lika liku hidup. Saat pertama kali kita mendapatkan cobaan, seharusnya kita sudah siap akan cobaan-cobaan berikutnya. Namun, kebanyakan manusia terlalu fokus pada kesenangan sehingga melupakan bahwa setelah kesenangan pasti ada kesedihan, dan setelah ada kesedihan pasti ada kebahagiaan. Begitulah siklus hidup. Begitu juga yang di alami gadis berusia 17 tahun, yang kerap di sapa Izel. Terlalu banyak kesenangan yang ia dapatkan, hingga ia melupakan adanya kesedihan. Saat kita senang yang berlebihan, maka kita juga pasti akan sakit yang berlebihan:)
All Rights Reserved
#408
taruhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KHALILA AND OTHERS
  • Nathalea
  • Benalu [Terbit]
  • You're The Rain I (the injuries sustained) [HIATUS]
  • SALSA [END]
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Arsyilazka
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • HIDDEN I (The End)

"Kalau kamu sayang aku seharusnya kamu ngga bakal sayang sama cewe lain, kan?" Berawal dari iseng, berakhir dengan duka. Sebuah permainan perasaan yang tumbuh menjadi sesuatu yang lebih dalam, dan tentu merugikan ke-tiga belah pihak. tidak ada yang benar disini,semua salah, termasuk aku, kamu, dan dia. kalau saja perasaan dan hatimu tidak buta, kamu pasti tahu aku dan dia mencintaimu sepenuh hati. Tapi nyatanya, kamu hanyalah orang yang benar-banar paham cara menyakiti. lepaskan dia atau aku? tidak bisa? maka lepaskan kami. " kamu tidak hanya membohongi aku dan dia tapi kamu juga membohongi perasaan kamu sendiri, tidak ada satupun wanita yg mau di cintai oleh penipu seperti kamu "

More details
WpActionLinkContent Guidelines