Story cover for Double Down by BijaSta
Double Down
  • WpView
    LECTURAS 205
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 14
  • WpView
    LECTURAS 205
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 14
Continúa, Has publicado oct 28, 2020
Follow dulu sebelum baca;)


Melihat kehidupan yang keras, tak jarang banyak manusia yang mengeluh bahkan  sampai mengakhiri hidup karena tidak sanggup dengan Lika liku hidup. 

Saat pertama kali kita mendapatkan cobaan, seharusnya kita sudah siap akan cobaan-cobaan berikutnya. Namun, kebanyakan manusia terlalu fokus pada kesenangan sehingga melupakan bahwa setelah kesenangan pasti ada kesedihan, dan setelah ada kesedihan pasti ada kebahagiaan. Begitulah siklus hidup.

Begitu juga yang di alami gadis berusia 17 tahun, yang kerap di sapa Izel. Terlalu banyak kesenangan yang ia dapatkan, hingga ia melupakan adanya kesedihan. 

Saat kita senang yang berlebihan, maka kita juga pasti akan sakit yang berlebihan:)
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Double Down a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#226sean
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Jika esok Tak Pernah Ada de Syaquelara
12 partes Continúa
Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Youth Of Lily cover
KHALILA AND OTHERS cover
Kalevi cover
Nathalea cover
Arsyilazka cover
AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT cover
The Fate Of My Life (END)  cover
Our Times (Completed)  cover
Jika esok Tak Pernah Ada cover
SALSA [END] cover

Youth Of Lily

28 partes Concluida Contenido adulto

TW: Cerita ini mengandung banyak isu sensitif yang dapat memicu. Harap bijak dalam membacanya. Orang-orang berkata bahwa masa muda adalah momen terindah dalam kehidupan. Kita tertawa. Kita menangis. Kita bertengkar dan jatuh cinta tanpa ada alasan yang masuk akal. Semua hal kita lakukan atas nama 'masa muda'. Kita memimpikan impian. Berlari mengejarnya tanpa keraguan. Membuat kesalahan untuk belajar memperbaiki. Ya, kah? Apakah ini yang kita sebut perbaikan? Di mana tawa yang kita bagi bersama sebelumnya? Di mana impian yang dahulu kita kejar? Kau pergi. Kami terberai ke dalam serpihan kekacauan. Masa muda hampir selalu dipadankan dengan rasa sakit. Mereka mengatakan hal itu terasa sakit oleh karena kita masih muda. Itulah sebabnya kita harus berjuang menghadapinya dan menang. Mengapa kita terus berlari hingga kaki-kaki ini dipenuhi luka? Apakah kita dapat memenangkan pertarungan ini? Ini adalah pertarungan yang tidak seimbang pada awal mulanya. Tidak ada yang bersikap adil. Kita harus mempertaruhkan segalanya pada kesempatan pertama. Untuk memenangkannya atau kalah. Dan pada penghujung hari, kemurnian ini akan melebur ke dalam ketiadaan. Rank #159 on Slice of Life Rank #109 on School Life Thank you for reading this story all... 😘😘😘😘