Story cover for AFTER NASYA by Natalya_Anastasya
AFTER NASYA
  • WpView
    LECTURES 25,550
  • WpVote
    Votes 2,245
  • WpPart
    Chapitres 9
  • WpView
    LECTURES 25,550
  • WpVote
    Votes 2,245
  • WpPart
    Chapitres 9
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 29, 2020
Follow akun author sebelum membaca

[Sequel Nasya]

Di sarankan untuk membaca cerita NASYA terlebih dahulu :)



Aurellia Nasyava Zelmand?

Siapa yang merindukan sosok ini? Memiliki jiwa rela berkorban demi keluarga, pacar, sahabat dan semuanya. Tapi, perbuatannya itu tidak pernah di hargai oleh semuanya.




Hay?

Udah baca cerita NASYA belum? Di sarankan untuk baca cerita NASYA baru lanjut ke sini yah ;)

Untuk yang sudah baca cerita NASYA, yuk lanjut ke sequel nya.

Jangan lupa Vote and Comment yah☺.


Salam Hangat!
Natalya_Anastasya
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter AFTER NASYA à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#911penyesalan
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
DAMIAN , écrit par SaniaIqbal6
73 chapitres Terminé
⚠️ CERITA INI MENGANDUNG KEKERASAN SEKSUAL, MENTALHEALTH, SELFHARM, CACIAN DAN KATA-KATA KASAR. TOLONG BIJAK DALAM MEMBACA! Sudah end, belum direvisi! Awalnya kehidupan Keisya Amanda hanyalah kehidupan remaja pada umumnya. Ia gadis yang ceria, dan suka menebar keramahan dengan semua orang. Tak ayal jika banyak orang yang kagum padanya, tak terkecuali Damian-pacarnya yang kerap dibuat jatuh cinta berkali-kali dengan gadis itu. Sayang, semua itu berubah sejak pernikahan sang ibu dengan majikannya. Bukan kebahagiaan karena telah memiliki keluarga yang lengkap, justru Keisya selalu terluka dengan keberadaan abang tirinya, yang sialnya adalah pacarnya sendiri. Lelaki yang ia cinta, kini berdalih menjadi saudara tirinya. Hidup Keisya hancur lebur, ia putus asa dan tersiksa dengan jeratan lelaki itu. Damian, sama sekali tak membiarkan dirinya menyungging senyuman barang sejenak saja. "Sebenarnya apa mau kamu, Damian?" "Gue mau lo menderita sampai mau mati, dan lo dipandang rendah dan kotor oleh seluruh dunia. Bahkan kematian lo nanti, gue mau lo dikenang sebagai perempuan jorok dan hina." "Gue harap lo mati secepatnya, Kei. Karena dunia dan gue sudah menunggu kepergian lo dengan sukacita." Rank 3 #bipolar (6 Januari 2024) Rank 8 #mentalhealth (12 Januari 2024) Rank 2 #Damian (25 Januari 2024 ) Rank 1 #Keisya (14 Februari 2024 ) Rank 3 #Gila (17 Februari 2024) Rank 1 #Saudara (18 Februari 2024) Rank 7 #Trauma (25 Februari 2024) Rank 3 #Mentalhealth (1 Maret 2024) Rank 6 #Bipolar (7 Maret 2024) Rank 5 #Bipolar (27 Maret 2024) Rank 6 #Kekerasan (1 April 2024) Rank 7 #Bipolar (3 April 2024) Rank 4 #Bipolar (4 Juli 2024) Rank 5 #Thiller ( 12 Juli 2024 ) Rank 1 #Thiller (16 Juli 2024) Rank 1 #Sick (5 September 2024) Rank 1 #mentalhealth (9 September 2024) START : 1 JANUARI 2024 FINISH : 29 JULI 2024
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Sudut Luka Nazea cover
Stela 2 [ SELESAI ] ✓ cover
NASYA  cover
DAMIAN  cover
Say You Won't Let Go a.k.a (I Love You 2) COMPLETED cover
Commitment At That cover
Broken Home [End]✓ cover
PAINFUL✔[SUDAH TERBIT] cover
Esya {TERBIT} cover
ARIANA ( Lengkap ) cover

Sudut Luka Nazea

32 chapitres En cours d'écriture

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"