Happy Wounds

Happy Wounds

  • WpView
    Reads 609
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ini mengisahkan tentang bagaimana seorang gadis hidup dalam sebuah rahasia kedua orangtuanya di masalalu. Akankah rahasia itu terbongkar...?? Akankan gadis itu bahagia atau malah sebaliknya...?? Penasaran .......?? Langsung baca aja ceritanya semoga suka😁 Jangan lupa Follows dulu sebelum membaca dan berikan Votenya ya gays🙏 Ini murni cerita saya jadi jangan ada yang copy ya karena mikir itu gak gampang🙏 °®®°
All Rights Reserved
#123
getaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Just Me And You✔
  • Raden Aluna | END
  • [END] Blind Rainbow
  • Baby İo
  • SCHICKSAL
  • ALIKA DAN LUKANYA [TAHAP REVISI]
  • Takdir Si Gadis Figuran (END✔️) Seri 01
  • BULAN [END]
  • Sesuci Cintamu

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines