We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Last of Me

Last of Me

  • WpView
    Reads 980
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 10, 2014
WpInfo
Fiction
Science Fiction
"Dunia boleh berubah. Aku akan bertahan hidup semampuku. Walaupun tanpamu akan terasa sangat kurang dan berbeda, tak seperti biasanya..."
All Rights Reserved
#194
ilmiah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EUFORIA
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • THE AXE
  • Sekedar Jadi Doa
  • 2 IMAN 1 AAMIIN || UN1TY [▪︎FULL EPS▪︎]
  • THE LOVE'S WAY
  • Cintailah Aku ( TAMAT ✔)
  • Kita Sembuh Bareng?
  • TRANSMIGRASI ALLETA
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
EUFORIA

Katanya, "Jangan berubah karena seseorang, karena manusia itu dinamis, bisa pergi kapan saja, menghilang, bahkan meninggalkan." Tapi aku nekat, anggap saja itu ungkapan perjuangan. Entah apapun akhirnya, aku akan berusaha lebih baik untuk kita. "Kamu pantas dapat yang lebih baik, jadi aku ingin lebih baik supaya pantas kamu dapatkan." Karena cinta adalah tentang usaha, paham, maaf, serta terima kasih yang tak berbatas. **** Segala 'pertama' dalam rangkaian roda kehidupanku, membawa serpihan manis yang tak pernah ingin layu dalam ingatan. Sebagai detak hangat yang menandai 'awal', mengapa kamu selalu "indah"? Pertama kali, Taman Indonesia Kaya menjadi saksi ketika batinku mengakui, bola matamu berbinar manis di bawah puluhan lampu pijar yang hangat. Pertama kali, ketika jemarimu memeluk pergelangan tanganku dengan sukarela, memastikan keselamatanku dalam menyeberang bersama, denyut nadiku mengalir yakin, "aku sedang aman." Pertama kali, jantungku terus berdegup penuh energi setelah seharian bersama, beradu dengan khawatir yang memberontak, takut segalanya lekas usai. Seisi kota menjadi saksi, bahwa di bawah hamparan langitnya yang menyenangkan, letupan perasaanku sedang berjalan beriringan, belum pernah hilang.. jangan.. jangan sampai. Aku ingin mencintai dengan penuh. Utuh. Semoga Tuhan memudahkan, Semoga semesta memberi restu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines