Arwah Nona Belanda

Arwah Nona Belanda

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 31, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
Di Batavia pada 1834 tinggallah Hellen Van Stolch berusia 21 tahun adalah seorang wanita belanda yang cantik jelita, Ia mempunyai perawakan tinggi semampai, rambut ikal pirang, kulit putih bersih mulus, Hellen adalah puteri satu-satunya dari tuan tanah yang mempunyai perkebunan yang luas bernama Jacob Van Stolch belasteran Belanda – Jerman di Batavia. Kisah yang tragis yang ia alami dahulu membuat arwahnya tetap tertahan sampai sekarang, Hingga suatu hari kisahnya hadir dialam bawah sadar seorang perempuan bernama Sarah Astari seorang penulis novel yang kebetulan sedang menggarap sebuah cerita horror. Pada awalnya Sarah tidak mengetahui pergesekan dimensi tersebut, ia hanya menganggapnya sebagai mimpi buruk yang terus menerus ia alami, namun kemudian semua berubah mencekam ketika teror demi teror dilakukan oleh Arwah Hellen Van Stolch terhadap Sarah beserta keluarganya. Dari dirasukinya tubuh anaknya hingga pemunculan sosok menyeramkan Hellen Van Stolch
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Kingdom and Regret [TAMAT]
  • [END] Batavia Dan Kenangannya
  • Jejak Waktu Di Batavia
  • NISKALA • HyunJeong
  • Mysterious Girl
  • Gundik
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • The Untouched Mistress
  • La Vida De Helena [ON GOING]

R A N K I N G 🎖 # berkali-kali peringkat 1 in ceritakerajaan 25.2.21 # berkali-kali peringkat 1 in penobatan 13.321 # berkali-kali peringkat 1 in ceritafantasi 7.7.21 # peringkat 1 in perang 19.7.21 # peringkat 1 in mahkota 12.8.21 # peringkat 1 in kuda 23.8.21 # peringkat 2 in jejak 27.5.21 # peringkat 4 in putri 25.5.21 # peringkat 4 in perjalanan 22.8.21 Dilahirkan sebagai seorang putri kerajaan memang bukanlah keinginan Glecia sejak dulu, tuntutan dalam berpakaian mewah, tata cara makan tanpa menolehkan kepala, atau larangan kecil seperti memberi makan binatang ternak, sudah diajarkan oleh kedua orang tuanya sejak ia lahir. Usia yang hampir dewasa membuat Raja Loris dan juga istrinya Ratu Manora memutuskan untuk menjodohkan anak tunggal mereka dengan salah satu pengeran tampan di negeri tetangga. "Lebih baik aku mati." Glecia lalu berlari meninggalkan ruangan tengah dengan derai air mata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines