Story cover for SABITAH by AimerLautres
SABITAH
  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Oct 31, 2020
"Kamu cantik. Lihat senyum kamu mirip kali sama Mama." 

"Jangan dengerin kata-kata mereka."

Omong kosong! Ia muak mendengar itu semua. Bahkan muak dengan keluarganya yang selalu menggangap semua baik-baik saja. Mereka tak pernah paham dengan apa yang gadis itu rasa. Perasaan dikucilkan, hanya karena fisik yang beda. Mana mungkin mereka mengerti. Hanya dia yang merasakan itu. Hanya Kasih! 

Dan bagaimana mungkin ia baik-baik saja, jika suara-suara itu makin hari makin bertambah berisik. Sangat menganggu! Kasih berpikir saat beranjak dewasa, maka pertanyaan sialan itu akan hilang. Ternyata remaja berkulit gelap tersebut salah. Mulut-mulut itu semakin berani. Lihatlah sekarang bukan hanya mencemooh, mereka bahkan berani menyakiti fisik. 

Rasanya, ia ingin menghilang sejenak dari semesta. Ia lelah dengan kehidupan yang dijalani.

"Mengapa kamu berbeda?"

Dan untuk pertanyan sialan itu, bisakah Ia tak terusik lagi ketika mendengarnya?

Cover by @chammels
All Rights Reserved
Sign up to add SABITAH to your library and receive updates
or
#392ketulusan
Content Guidelines
You may also like
Destiny✓ by lestarifebrianti11
9 parts Complete
Kita sering tidak sadar bahwa pada hakikatnya masing-masing dari kita menjalani sebuah takdir. takdir-takdir itu saling terhubung hingga mencapai takdir pinalnya. Demikianlah halusnya skenario keterhubungan itu sehingga kita tidak menyadarinya. *** Dia Renata anantasya putri, gadis berambut hitam pekat sebahu dengan kharisma-nya yang mampu membuat siapa saja terpikat. Namun siapa sangka dibalik sikap tenangnya dia menyimpan banyak rahasia dan seribu rasa sakit, kisah masalalu keluargalah yang membuat ia menjadi gadis setegar dan serapuh ini. Awalnya semua berjalan dengan semestinya, namun semenjak kehadiran (dia) membuat renata membuka hatinya dan membawa sedikit perubahan pada dunia kelamnya. namun takdir berkata lain, justru itu merupakan sebuah awalan permasalahan yang membuat ia semakin terjun ke lubang hitam kehidupan. membuat rahasia demi rahasia yang ia simpan terbongkar. ya..Dialah Barra aldrich dirgantara. cowok blasteran inggris dengan sifat dinginnya yang menjadi ciri khas seorang Barra,ia berasal dari keluarga dirgantara yg mempunyai harta berlimpah. **** "Suatu hari nanti aku ingin menjadi senja, yang dikenang sebagai sesuatu yang indah". gumam Renata kepada senja yang sedang ia pandangi sedari tadi. Namun orang yg disampingnya dapat mendengar dengan jelas apa yang diucapkannya, "Tapi hadirnya senja hanya sementara ta!. I want to stay with you even longer and.. menikmati hari tua bersamamu." Ungkap Barra sambil menatap Renata tajam.
BULAN (END) by iloveyoubyy
34 parts Complete
Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020
Truth After Love (Tamat, segera terbit) by tiaxyl
36 parts Ongoing Mature
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
You may also like
Slide 1 of 10
Full Of Scratches cover
Destiny✓ cover
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover
SKALETTA [END] cover
BULBUL! [END] cover
Our Story Begins cover
Ketulusan Nafisya (On Going)✔️ cover
BULAN (END) cover
ευτυχία cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover

Full Of Scratches

21 parts Ongoing

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *