Hello, Ex-Boyfriend! (End) ~ sudah terbit

Hello, Ex-Boyfriend! (End) ~ sudah terbit

  • WpView
    Reads 59,187
  • WpVote
    Votes 3,656
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 12, 2021
Seri kontrakan jodoh ke-1 Judul sebelumnya : hai mantan Kinan tidak pernah menyangka, jika menerima tawaran pekerjaan dari temannya, berarti harus kembali berurusan dengan Gibran. Mantan pacar pertamanya satu dekade lalu. Yah, selama itu mereka tidak bertemu meski hidup di satu kota yang sama. Lalu kenapa mereka harus bertemu lagi sekarang? Dalam keadaan Kinan yang menjadi fotografer dari pre-wed Gibran dan calon istrinya. Disaat dirinya sedang dalam status single. Semuanya bertambah sulit, ketika Kinan sadar dirinya masih ada rasa terhadap Gibran, alias belum move on. Terlebih, saat bertemu kembali Gibran menyapa dengan wajah tanpa dosa. Menyapanya dengan suara kelewat santai. "Hai, mantan." Gibran bilang hai. Serius!! *** Udah masuk November nih dan TARA... cerita ini mulai di publish dalam event Two Months Challenge bersama @anbooks_publishing. cerita ini juga akan dan harus diselesaikan dalam waktu dua bulan. So kalian gak akan nunggu berbulan-bulan kayak ceritaku sebelumnya. Jadi tunggu apalagi, yuk baca.
All Rights Reserved
#208
karier
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • My Sweet Teacher (TERBIT)
  • Tient à Cœur [FIN]
  • HI! EX [END]
  • Dokter Cantik, Ayo Nikah (Tamat)
  • Thania [END]
  • My Lovely Ex (Tamat)
  • Nostalgia
  • DENGANNYA TANPAMU ✓

Gagal menikah karena tunangannya berselingkuh tak menghentikan Hana untuk tetap pergi "bulan madu" sendirian ke Turki. Di sana, ia bertemu Kaivan yang baru saja bercerai. Dua orang asing dengan hati yang patah itu membuat kesepakatan impulsif: menjadi pengganti satu sama lain selama perjalanan, larut dalam sesuatu yang seharusnya tak pernah terjadi, dengan janji untuk melupakan semuanya setelahnya. Namun, takdir punya cara sendiri untuk mempermainkan mereka. Dua tahun berlalu, dan tiba-tiba, mereka kembali dipertemukan-bukan di negeri asing, tetapi dalam kehidupan nyata yang tak memberi ruang untuk pura-pura. Apakah pertemuan ini kesempatan kedua untuk menemukan cinta, atau hanya pengingat bahwa beberapa kisah memang seharusnya dibiarkan selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines