The Attack of the Wastrel

The Attack of the Wastrel

  • WpView
    Reads 1,283
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 9, 2020
Kelahiran kembali memberinya kesempatan kedua dalam hidup. Dia kembali dengan sepenuh hati dan ingin membuat mereka yang telah merugikan bayarannya. Tetapi kepada mereka yang membantunya, dia ingin membalasnya. Ibu tirinya yang jahat? Dia perlahan akan mencabut cakarnya, satu per satu. Kakak tirinya yang jahat? Dia akan menghancurkan harga dirinya. Dia berpikir bahwa dengan membalas dendam atas kehidupan masa lalunya, dia akan bahagia dalam hidup ini. Namun, dia tidak pernah menyangka bahwa bahaya akan datang berkali-kali. Kebencian dari klannya dan apakah garis keturunan mereka akan terus ada, hanya ada di pundaknya. Untungnya, di jalan yang sulit ini, seseorang selalu melindunginya. "Pangeran Ketiga, pernahkah kau menyesal bersamaku?" Orang itu tertawa ringan dan menatapnya dengan tatapan penuh kasih namun letih, "Selama aku bersama denganmu,Saya tidak menyesal. " Author(s) Nongqin 弄琴
All Rights Reserved
#201
chinese
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 不忘 - Can't Forget (QiXin - WenXuan - WenXin) [END]
  • [END] Pasangan wanita tidak ingin para pahlawan putus [memakai buku]
  • Adik Tiriku Bersikeras Bertukar Pernikahan Denganku
  • Marrying the Short-Lived Villain

"Bagi orang-orang yang menerima hak istimewa, maka kesetaraan sama artinya dengan sebuah penindasan" Jika saja Ia telah selesai dengan kematiannya setelah ini, bukankah artinya dosa yang Ia tanggung telah terampuni? Maka bolehkah di kehidupan berikutnya, Chengxin hidup dengan layak? Tanpa rasa bersalah untuk jatuh cinta dan dengan keberanian serta hak untuk menolak segala macam penindasan. "Langit tidak pernah membeda-bedakan apapun itu. Entah dari suku manapun mereka berasal, dewa manapun yang mereka puja, negri manapun yang mereka pijak, langit tidak akan menghakimi perasaan seseorang" "Tapi di sini hanya ada hukum kerajaan dan tidak ada hukum langit" "Karena itu aku akan membawanya pergi. Ke tempat dimana hukum kerajaan tidak bisa menyentuh tanah itu" Seorang wanita penghibur yang melahirkan anak seorang Kaisar adalah sebuah kejahatan. Pada kenyataannya, Ibunya memilih melakukan kejahatan itu demi Chengxin. Begitupula dengan Nyonya Ma yang melakukan kejahatan demi putranya. Dan mungkin menjadi tumbal dari kejahatan itu adalah hukuman yang harus Chengxin tanggung, atas kejahatan ibunya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines