Married a Junior (Pending)

Married a Junior (Pending)

  • WpView
    Reads 15,796
  • WpVote
    Votes 1,998
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Bisa kebayang nggak sih!!!! kalo lo yang suka clubbing, mainin cowok, ke arena balapan, ngerokok, pake pakean sexy, pulang larut malem, sering bolos ngampus, tukang bully tiba - tiba dilamar sama anaknya pak haji, hafal Qur'an lagi. Dan yang lebih parahnya lagi!!!! ternyata usianya sepantaran adek lo yaitu 16 tahun!!! astagahhh padahal usia lo 19 tahunnnnnnn!!!! masa sama brondongggg 😭😭😭😭😭 tokoh : 1. Yuki Amira Wibowo 2. Alwi Yusuf Abdullah 3. Susan 4. Lala 5. Ita 6. Imam 7. Adam 8. Nisa dll (cerita ini hanya imaginasi penulis, mohon maaf jika terdapat kemiripan atau menyinggung pihak manapun karna penulis tidak memiliki unsur kesengajaan)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Boys In The Kost [END]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines