Cahaya Setelah Badai

Cahaya Setelah Badai

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 3, 2020
Hari itu keluarganya mendapat kabar buruk. suami uak muli (kakak ipar ibunya) mengalami kecelakaan. Rumahnya lumayan jauh dari rumah Safa sekitar 7 Km. Jadi, bapak dan maknya terpaksa harus menginap di sana begitupun dengan adiknya. Sedangkan Safa di suruh pulang untuk menjaga rumah. Karena kecapean Safa pun tertidur di kursi. Kisah yang mengajarkan bahwa takdir Allah ditetapkan sesuai apa yang kita butuhkan, bukan sekedar apa yang kita inginkan. Cerpen karya member SAJRAH Muslimah. Selamat membaca, semoga bermanfaat...
All Rights Reserved
#24
turki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Screat Captain-completed
  • Who Am I? (𝐎𝐍 𝐆𝐎𝐈𝐍𝐆)
  • Short Story
  • AKSARA Garis Pertemuan
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)
  • Aila ~Hadiah terindah dari tuhan
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • The Girl Who Made Me Sujud

"kamu tau kak, Allah seakan lebih dekat saat aku bersamamu." Pernikahan itu seharusnya menjadi awal yang indah. Tapi bagi mereka, malam pertama bukanlah tentang cinta, melainkan tentang bisikan yang datang dari balik cermin dan jejak darah yang tak pernah kering di ujung lorong. Setiap senyum adalah topeng. Setiap pelukan menyimpan rahasia. Ia mencintai dengan utuh, tapi ternyata cinta tak pernah cukup melindungi dari kutukan yang diwariskan sejak generasi terdahulu. Saat satu per satu amplop terbuka, bukan hanya uang yang mereka temukan-tapi juga peringatan, dendam lama, dan janji yang tak pernah terpenuhi. Sesuatu mengintai. Bukan manusia. Bukan pula setan. Tapi sesuatu di antaranya. Ketika cinta diuji oleh sesuatu yang tak kasat mata, apakah ikatan suci tetap bisa menyelamatkan... atau justru menjadi tali yang menjerat mereka ke dalam kegelapan abadi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines