We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RYAN [END]

RYAN [END]

  • WpView
    Reads 2,957
  • WpVote
    Votes 414
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah sampai, Cia didudukkan dikursi lalu diikat dengan tali. Mulutnya ditutup oleh lakban. Ya! Cia disandera oleh Fahri dan Rachel. Ternyata mereka sudah merencanakan ini semua dengan mulus tanpa menimbulkan rasa curiga. Beberapa lama kemudian, Cia terbangun dan terkejut melihat tubuhnya yang tidak berdaya. Rachel melepas penutup mulut Cia dan membiarkan Cia berbicara. "Ahhh!" Cia meringis kesakitan saat lakban hitam yang melekat di multnya dicabut oleh Rachel. "Haha! Welkam to my world Cia!" sambut Rachel dengan tertawa jahat. "Lho? Fahri? Lo ngapain di sini?" tanya Cia panik. "Aku 'kan ingin bersamamu di sini, Sayang." Fahri menyentuh dagu Cia dengan lembut. "Ish apaan sih lo! Jangan sentuh gue!" decak Cia. "Mau marah? Marah aja! Gak ada yang denger lo di sini. Karena kita bawa lo jauh dari Jakarta dan hanya ada Gue dan Rachel," tutur Fahri. "Lo tega Ri! Lo temen kecil gue, tapi kenapa lo jahat sama gue!" hardik Cia dengan meneteskan air mata. "Temen? Dari dulu lo selalu anggep gue temen, Cia! Tanpa lo sadar gue dari dulu suka sama lo tapi nyatanya? Lo tetap menganggap gue komodo (teman baikmu)?" Fahri menatap Cia dengan sinis. "Gue nyesel pernah kenal sama lo!" sahut Cia dengan mata yang melotot. "Lo salah! Justru gue yang akan bikin lo menyesal karna nolak gue, Cia! Hahaha," bisik Fahri sambil mencium pipi Cia dengan penuh birahi. "GUE JIJIK SAMA LO! ANJING!" Cia tidak tahan melihat sikap Fahri yang kurang ajar terhadapnya. "Diem lo!" bentak Rachel sambil menampar Cia. "Ah, sakit!" lirih Cia lalu menangis sejadi-jadinya. "Ini belum seberapa dengan sikap lo selama ini ke gue Cia," cicit Fahri membela Rachel.
All Rights Reserved
#43
bestseller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Stay (Away)
  • Rannia√
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)
  • Three Targeted Girls!!
  • Love Enemy!
  • GUNFA
  • FAREINA
  • Be Yours

"Kasih aku alasan, kenapa kamu milih aku?" Azalea menatap Dutra "Karena kamu beda" "Ya beda apa dong? Kasih tau, gemes deh pengen cium" Dutra memonyong monyongkan bibirnya uang soalnya kena geplak Azalea "Karena kamu perempuan, jadi aku nih kamu" "Dih sarap. Yang bener sih, ngambek nih" ancam Azalea "Karena kamu berhak untuk dicintai, dilindungi, kamu berharga buat aku, buat hidup aku, kamu gak seperti perempuan lain, apapun itu alasan aku, aku tetap cinta sayang kamu. " "Dih apaan dilindungi segala, " rengut Azalea Dutra terkekeh "Tapi baper kan" coleknya "Dih nggak" "Sini cium dulu sampe teriak teriak" goda Dutra kemudian menarik Azalea untuk berciuman. Cupp ∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆ kali ini aku akan buat cerita yang sedikit romantis (mungkin)😁 tunggu kelanjutan cerita aku yang kesekian kalinya okeh temen temen👌👌

More details
WpActionLinkContent Guidelines