TAKDIR

TAKDIR

  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 1, 2021
[Maaf kalau masih banyak salah dan kekurangan] "Lo itu pembunuh! Lo itu pembawa sial. Gara-gara lo ayah gue jadi meninggal!" bentak seorang perempuan kepada sang gadis yang masih menangis tersedu-sedu. "A-aku bukan pembunuh!" ucap sang gadis lirih. Gadis ini menatap seorang wanita paruh baya yang hanya melihat saat ia di bentak dan di pukul oleh wanita yang lebih tua dari gadis ini. "Saya sangt menyesal telah merawatmu sampai sebesar ini. Gadis tidak tau di untung! Kau membunuh suamiku." gadis ini hanya bisa menangis dengan kepala yang di tundukkan seorang ibu yang ia harapkan membela malah ikut mencaci makinya tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi. "Maafkan aku, maafkan aku, jangan membenciku-" gadis ini ambruk tak sadarkan diri setelah mengatakan itu. Ia hanya berdoa kepada tuhan agar semua beban yang ia tanggung segera berhenti. Ia sudah tidak sanggup. "Tuhan, jika ini saatnya aku ikhlas. Sea sudah tidak sanggup merasakan beban ini tuhan, bawa aku bersama ayahku agar aku bisa merasakan sedikit kebahagiaan." batin gadis ini sebelum semuanya menggelap dan tak sadarkan diri. Pria yang sedari tadi menyaksikan drama ini langsung beranjak menolong gadis yang ia 'cintai' mungkin. Tanpa pikir panjang, pria ini menggendong gadis ini ala Brydalstile. Tanpa sadar ia ikut meneteskan airmatanya seolah ia juga merasakan apa yang gadisnya alami. "Aku mohon bertahan sebentar demi aku," ujarnya penuh harap. Penasaran nggak sama ceritanya? Kalau iya skuyy langsung baca aja. [plagiat jangan mendekat. Ceritaku jelek jangan di plagiatin yak]
Todos los derechos reservados
#305
sea
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • HIDDEN I (The End)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • ALSTARAN [END]
  • Benalu [Terbit]
  • SHE IS MY TWINS
  • Harapan Bunga Terakhir
  • ALZEA (TERBIT)
  • Juan [REVISI]
  • RAQUEENZA

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido