ELANG SCOUT & MELODY

ELANG SCOUT & MELODY

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 6, 2020
"Kepercayaan itu bertahap tumbuh,sekali kau berbohong....tidak akan ada yang mau percaya untuk selama-lamanya,maka akan sia-sia perjuanganmu...usahamu...menumbuhkan kepercayaan itu" dia bingung dengan perkataanku lalu dia menjawab "Sekali kau menuduh orang lain tanpa bukti...maka kau akan di cap buruk...untuk selama-lamanya,hati ini kadang lembut kadang keras.dan sekarang kamu telah menghacurkan hati ku...di ibaratkan kaca dia pecah bisa diperbaiki namun masih terlihat bekas retakannya". #Elang scout & Melody #Elang scout & Melody
All Rights Reserved
#332
elang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER (COMPLETE)
  • Forget. Cause,I hate. [COMPLETED]
  • angels wing ( Tamat )
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )
  • flashback~
  • Menanti Hangatnya Hati
  • PLEASE, REMEMBER ME.
  • Amin paling serius

Aku selalu menatapmu dalam diamku, berharap kau sekali saja dapat berpaling kearahku.... Menantimu selama 17 tahun, membuatku mengorbankan setiap apa yang aku punya untukmu... Cintaku, cita-citaku, harapanku, hidupku... semuanya hanya untuk selalu dapat berada disisimu... Namun, saat aku berusaha menjadi orang egois, hanya untuk 3 bulan, kau selalu meneriaki aku dengan kata-kata kasarmu... Kumohon, hanya 3 bulan, tak lebih ! Tapi kau selalu tak peduli ! Aku sakit, bisakah kau temani aku, hanya sebentar saja?Ku mohon.... _oOo_ Tentang rasa yang bertepuk sebelah tangan, tentang harapan dan perjuangan... Bukan hanya soal cinta namun juga hidupnya... Penantian terbalasnya perasaan terpendam, yang tak pernah mampu dirinya ucapkan, bahkan sampai penantian panjang itu terhenti untuk selamanya. "Aku titipkan pesan itu pada Tuhan, untuk menjagamu, menghiburmu dalam sukarnya kisah kehidupan mu. Kali ini, kali ini saja, biarkan aku berbisik, pada satu detik terakhir nafasku, bahwa rasa ini akan selalu sama, I love you Damma."

More details
WpActionLinkContent Guidelines