BERPISAH UNTUK BERTEMU

BERPISAH UNTUK BERTEMU

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 16, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA! :V Aku tersentak di tengah-tengah lamunanku, seketika air mata mengalir begitu saja dikedua pipiku, mencoba mengusap halus pipi yang terbasahi oleh air mata. Isakan tangisku tak dapat terelakan, tangan kananku terus saja mengusut-ngusut kepalaku dengan pelan dengan maksud menenangkan, tubuhku terduduk lemas tak berdaya disudut ruangan tak bercahaya tersebut. Aku tidak pandai menahan kesedihanku saat aku sedang sendiri seperti ini. Situasi yang paling aku benci adalah disaat aku tidak punya siapa-siapa, tak ada yang menemaniku. Aku terdiam sejenak, kemudian aku kembali terbayang-bayang dengan peristiwa yang kualami beberapa tahun terakhir ini, namun ingatanku menolak untuk mengingatnya kembali. Aku meraung-raung dengan keras, dan terlintas di pikiranku untuk mengakhiri semua tekanan yang kuterima selama ini. Tatapanku terfokus pada benda yang berada persis di genggamanku, tersenyum tipis seraya berkata, "Tenanglah, semua akan berakhir sebentar lagi nak!" pisau itu dengan singkat mengarah jelas ke tengkuk leherku, aku sudah siap untuk meninggalkan semua tekanan dalam hidupku, dengan mata yang masih sembab, nafas yang tak dapat kuatur, serta tubuh yang lemas tak berdaya, tak ada lagi keinginanku untuk hidup didunia ini. "SEMUA MEMBENCIKU, AKU TIDAK LAYAK UNTUK HIDUP!!!" Ikuti kelanjutan kisah Riana dan Sandi dalam karyaku yang berjudul "BERPISAH UNTUK BERTEMU". KARYA PERTAMA!!! SUPPORT AND FOLLOW ME🙏😇
All Rights Reserved
#43
ceritabersambung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menanti
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Antara Dendam dan Cinta
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • ngger adalah vandyku
  • Embun Pagi
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • Mahligai Sunyi
Menanti

Kita berjalan tanpa ikatan dan mulai menelusuri ruang harap yang akan berakhir dengan ketulusan. Semakin berjalan menulusuri lorong itu, semakin terlihat jelas sorot mata itu melukiskan ketulusan namun satu hal yang membuatku bingung, mata yang selalu menatap dengan hangat, perlakuan hangat yang selalu hadir menemani namun tak pernah datang memberi kepastian. Ya lebih tepatnya membuka ruang harap untuk sebuah ketulusan, namun tak kunjung memberikan kepastian dan tak sanggup untuk melepas. Semakin melangkah, langkah kita semakin beriringan hingga kehadiran seseorang di ujung lorong menyapa dan membuat langkah kita terhenti. Sosok Seorang perempuan yang sudah tidak asing bagi ku sedang berdiri di ujung lorong yang tak pernah ku lalui sebelumnya memanggilnya dan membuat ku tersadar bahwa ketulusan yang selama ini ku nanti adalah sebuah fatamorgana. Kepercayaan yang ku bangun hancur berkeping keping. Saya tahu betul bahwa dia berjalan di lorong yang lain dgn sosok itu namun telah berakhri di ujung lorong. Namun semua yang dia katakan hanyalah kebohongan agar saya tetap menemaninya berjalan di lorong yg lainnya. Hingga akhirnya ku lihat dirinya yang menghampir seseorang itu di ujung lorong dan meninggalkan ku sendiri yang masih tetap terdiam menatapnya pergi menulusuri lorong lain bersama sosok yang tak asing lagi di lorong masa lalunya. Bagaiamana Lina bangkit dari ketepurukannya saat Ray memutuskan untuk berhalan menghampiri masa lalunya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines