Kacamataku

Kacamataku

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 2, 2020
Kali ini aku mau memperkenalkanmu dengan seseorang. Seseorang yang baik hatinya. Serius. Sangaaat baik! Apa kamu tidak percaya? Tenang, aku bisa memastikan bahwa kamu akan setuju dengan apa yang akan aku ucapkan. Jangan salahkan aku bila nantinya kamu akan terkagum-kagum dengan sosoknya. Tapi tak apa, dia memang pantas menerima semua itu. Sini-sini, duduk manis dan simak ceritaku. Aku akan menceritakan kisah yang menghangatkan hati. Cerita dari sudut pandangku mengenai seseorang yang menularkan kehangatan bagi sekelilingnya. Selamat membaca!
All Rights Reserved
#403
surat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • flashback~
  • ALSTARAN [END]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • DISA | broken
  • ON SIGHT (Completed)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • ALETA

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines