Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
WANITA KEDUA (18+)

WANITA KEDUA (18+)

  • WpView
    LETTURE 78
  • WpVote
    Voti 3
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, nov 1, 2020
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Sheza berfikir pernikahan nya dengan Reno seseorang dari masa lalunya akan bahagia. Namun ternyata itu adalah awal dari sebuah penderitaannya. Sheza tidak tau lelaki yang di kenalnya saat SMA kini adalah Reno yang berbeda. Dia mempunyai sebuah rahasia dan dendam yang dia sembunyikan pada topeng pernikahan.
Tutti i diritti riservati
#447
penderitaan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Prenuptial Agreement
  • Noda Masa Lalu (TAMAT)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • Behind Your Smiles (END)
  • Salila: Rasa yang Pernah Muncul di Waktu yang Salah
  • Kebenaran Cinta (Terbit EBook)
  • See You In The Next Love Story

"Tya, kapan kamu akan menikah?" tanya sang ayah. "Nanti, Yah, kalau sudah ada jodohnya," jawaban ringan itu yang selalu menjadi andalan Adistya. "Iya kapan?" tanya kembali ayahnya yang sepertinya tak sabar menginginkan sang putri untuk segera menikah. "Sabar kali, Yah, toh jodoh gak akan ke mana." "Jodoh memang tidak akan ke mana, tapi kalau gak ke mana-mana kapan dapat jodohnya." Kutipan itulah yang selalu ayahnya ucapkan. Membuat Adistya memutar bola matanya bosan. Ayahnya itu gemar menanyakan perihal jodohnya apalagi mengingat usianya yang sudah menginjak angka 27, usia yang sudah cukup matang untuk membina rumah tangga sampai ayahnya gemar sekali mencarikan jodoh yang untungnya tidak pernah berhasil. Adistya lelah begitupun dengan sang ayah, sampai akhirnya sebuah kesepakatan mereka buat untuk perjodohan terakhir Adistya. Kebebasan sudah ada di depan mata, tapi harapan itu harus gagal karena dengan lancangnya kepala Adistya mengangguk mengkhianati hatinya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti