Kebenaran yang Penuh Dosa

Kebenaran yang Penuh Dosa

  • WpView
    Reads 549
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Nov 2, 2020
SAYA SELALU TAHU saya akan mati muda. Saya sudah mengetahuinya sejak lahir. Sejak usia muda, saya akan menyalahkan Enzo, teman terdekat saya yang kemudian berubah menjadi bos. Dia selalu mendorong batas, mencuri barang-barang yang bisa dia beli dengan menjentikkan jari. Dia sangat buruk dalam hal pencurian, jadi dia selalu tertangkap. Tapi aku yang disalahkan. Sebagian besar masa kecil saya dihabiskan dalam penahanan - untuk setiap dompet, tas, dan laptop yang dicuri Enzo hanya karena dia bisa. Pria itu memiliki lebih banyak kekayaan daripada negara kecil, tetapi itu tidak menghentikannya untuk menunjukkan kekuatannya, bahkan sejak usia muda. Dan saya melindunginya dengan segala cara. Langston, sahabat dan saudaraku dalam segala hal, mendapat masalah dalam berbagai cara. Dia lebih suka membiarkan tinjunya berbicara untuknya - sesuatu yang saya pahami dengan baik. Kami terlibat lebih banyak perkelahian daripada yang seharusnya diizinkan. Kami berdua seharusnya dikeluarkan dari sekolah, tetapi karena hubungan kami dengan Enzo, tidak ada orang, bahkan kepala sekolah kami, yang akan melakukan lebih dari memberi kami penahanan. Kedua pria yang telah saya lindungi sepanjang hidup saya. Enzo dan Langston sama-sama lebih tinggi dan lebih kuat daripada pria lain yang pernah saya temui. Tapi tidak ada pria yang sebanding dengan saya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You
  • Embun Pagi
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Padam Nelangsa
  • Saya, Awak dan Malaysia Kala Itu
  • INDAH TAK KURAIH
  • Just Hug Me, please! ��✔
  • Bodyguard Utusan Papa [Vol. 1] : END
  • JASA [TAMAT]
  • Extraordinary Gloretha [End]

Ada yang bilang disaat kita menunggu kita akan mendapat yang kita mau. Tapi apa itu adalah sebuah fakta atau hanya hal manis yang di ucapkan kepada anak-anak? Ada yang bilang disaat kita tersenyum maka hati kita akan tersenyum juga, tapi apa itu hanya nasihat tersirat yang di ucapkan untuk anak kecil? "INI SEMUA SALAH LO RISS! KALAU SAJA HATI LO ADA RASA EMPATI, DIA GAK AKAN PERGI!!" Terkadang kalimat yang di ucapkan oleh manusia lebih mematikan daripada tusukan pedang di jantung. Kalimat yang terus menerus menghantui hari hari ku membuat ku kehilangan diriku sendiri. Kalimat yang membuat diri ku yang dulu hangat menjadi dingin tanpa ada senyuman tulus yang terukir di wajah ku. Aku yang terkadang berharap jika diri ku yang harusnya mati lebih dulu daripada harus hidup dengan beban yang terkadang aku gak mampu menahan nya. Semenjak aku yang di tinggal pergi oleh orang tua ku. Aku yang kehilangan sahabat terbaik ku yang aku baru menyadari jika ternyata dia merupakan cinta pertama. Aku juga wanita yang kehilangan kakak yang sebenarnya masih bisa aku pertahankan. Karena kalimat tadi, aku membuang semua nya! Aku kehilangan semuanya termasuk diri ku sendiri! Aku gak tau siapa diri ku! Hingga pria itu datang. Dia menyebalkan! Aku membenci nya! Namun kenapa disaat aku menyukainya aku kembali di hadapkan rasa kehilangan yang menanti. Apa hidupku hanya selalu harus kehilangan? Jika aku boleh egois bisa kah aku bersama pria itu? Atau aku hanya akan mati tragis tanpa merasakan cinta apapun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines