We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
peluklah aku tuhan

peluklah aku tuhan

  • WpView
    Reads 229
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 10, 2014
WpInfo
Poetry
Tuhan peluk aku sebentar.. aku lelah dengan semua ini.. banyak yang berbohong padaku Tuhan.. aku tidak tahu pada siapa aku percaya.. saat ini aku hanya bisa percaya padaMu Tuhan.. karna Kau tak pernah berdusta padaku.. Tuhan peluk aku sebentar.. aku lelah dengan semua ini.. dunia ini begitu kejam padaku.. banyak diantara mereka telah menginjak-ijnakku.. aku sudah tidak berdaya Tuhan.. aku tak mampu lagi berdiri.. hanya Kau Tuhan yang selalu menopangku.. bila aku terjatuh tapi tak sampai tergeletak.. tanganMu sanggup mengangkatku lebih tinggi lagi.. Tuhan peluk aku sebentar.. aku lelah dengan semua ini.. siapakah aku ini Tuhan.. mereka selalu memandangku dengan sebelah mata.. aku selalu cacat di mata orang-orang itu.. tapi aku bersyukur Tuhan.. karna aku tahu bahwa Kau menciptakan aku sesuai dengan gambaranMu.. Kau juga yang merancang jalan hidupku.. kini aku tahu bahwa aku berharga di mataMu.. Tuhan peluk aku sebentar.. aku lelah dengan semua ini.. aku merindukan seseorang yang setia!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • JEPANG, I'M COMING 2
  • Perjalanan Cintaku...
  • Si Pemilik Mata Indah
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Terjebak Nostalgia
  • Love In My Life
  • KENANGAN TERAKHIR KITA
  • SEDEKAT DO'A

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines