Kisah Anak SMA

Kisah Anak SMA

  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, dic 10, 2020
Cerita ngaur Author kalo kuker otaknya jadi ilang "udinnnnn lo gak piket lagi lo din gue geprek palak lu" ujar Hanah sang ketua rakyat setan anak XI BB2 dengan emosi. "nohh si Ketut juga kagak piket, lage nyantuy" santai Udin sambil ngupil dipojokan. "Eh bangtut, lo awas aja lo yaaa , lo sogok si Risa buat ngaku kalo lo udah piket lagi lu yeee!" Hannah emosi sambil menghentakkan kakinya membawa sapu ijuk siap untuk mengeluarkan jurus kuda lumping kepada Ketut yang sedang fokus main game cacing. "Han feminimm gihh, ada babangrak! Gebetan baru lo ahahhaha" Risa mengedipkan matanya sambil mengangkat tangan seolah menembak Hannah. "Gebetan palak lu setengah! Ogah gue sama si anak babingepet" "Gue laporin ke papa, lo bilang dia babingepet" ujar Raka dengan tangan kiri menopang tubuhnya di pintu depan kelas dan tangan kanan membenahi anak rambut style korean yang bagi hannah seperti zubaidah.
Todos los derechos reservados
#200
kisahanaksma
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Become a Parent's [END]
  • Legatha [END]
  • Sweet Combat
  • ONLY YOU
  • I'm Not A Villainess
  • LEARA
  • ON SIGHT (Completed)
  • Tentang karen (HIATUS)
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • Say My Name

Silahkan Follow dulu sebelum membaca... [Cerita ini murni pikiran saya sendiri, don't copy my story! Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ataupun kata-kata dalam cerita] • • • Cuaca malam yang dingin, seorang remaja laki-laki tidak sengaja mendengar suara tangisan saat ingin pulang ke rumah nya sehabis berkumpul dengan teman temannya di markas mereka. Dia penasaran dan mulai berjalan mendekat ke arah suara itu berada. Setelah tiba, remaja lelaki itu tampak terkejut karena ternyata dia melihat ada seorang bayi laki-laki yang menangis sendirian ditengah malam yang mencekam ini. "Bayi?" batinnya bertanya-tanya. Dia bingung dengan pikirannya sendiri, ingin menghampiri tapi..... Karena tidak mungkin dia tiba-tiba membawa seorang bayi ke rumah nya, dengan tega akhirnya dia memilih untuk segera pergi dari sana sebelum ada yang menyangka aneh-aneh tentang dirinya dan bayi itu. Saat ingin melangkah pergi tiba tiba bayi yang berusia sekitar 1 tahun itu memanggil nya..... "PAPA!" ucap bayi itu. •

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido