Story cover for Eurugia by eurugian
Eurugia
  • WpView
    MGA BUMASA 558
  • WpVote
    Mga Boto 51
  • WpPart
    Mga Parte 5
  • WpView
    MGA BUMASA 558
  • WpVote
    Mga Boto 51
  • WpPart
    Mga Parte 5
Ongoing, Unang na-publish Nov 02, 2020
Dentuman-dentuman ledakan bom masih ramai tidak terjeda. Puing-puing reruntuhan pun berserakan seolah siap mengubur kota yang sudah tak berbentuk.

Masih jelas di ingatan bagaimana kabut asap hitam membumbung tinggi menutup langit.
 Tubuh-tubuh tak bernyawa memenuhi pandangan. Bau anyir darah bercampur potongan dagingnya yang terbakar menusuk di hidung hingga rasanya membuatku mual.

Akal-ku berontak.
 Ingin kuhancurkan manusia di ujung sana yang tersenyum puas melihat kekacauan ini.
 Bahkan sorot matanya menjelaskan bahwa semua yang terjadi hanyalah sebuah awal.

Di tengah kesadaranku yang mulai menghilang, aku tertawa. Menertawai apa yang ada di hadapanku.



Sebuah kehancuran.

Apa ini tujuan mereka ?

Membuat semuanya luluh lantah tak bersisa.

Keserakahan mereka telah berbalik menghancurkan semesta.
 Keegoisan mengantar kehidupan ke titik akhirnya.


Dan ketika gelap mengambil alih penglihatan dan kesadaran, aku mengutuk diriku.





Kenapa harus..aku.
All Rights Reserved
Sign up to add Eurugia to your library and receive updates
o
#310legenda
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Alamanda (Telah Terbit) ni rahminurfitriana
47 parte Kumpleto
Fiksi ini bercerita tentang kehidupan Alam yang penuh derita. Sejak kecil ia sudah menjadi gelandangan dengan kecacatan yang menambah kesulitan hidupnya. Setelah beberapa kali Alam mencoba untuk bunuh diri, ia selalu selamat. Namun, ketika ada satu hal yang membuatnya merasa lebih baik untuk melanjutkan kehidupan, ia justru mengalami kecelakaan yang tak diinginkannya. Seiring berjalannya waktu, Alam berhasil memperbaiki hidupnya walau pada akhirnya ia harus kehilangan wanita yang sangat dicintai olehnya. Bukan hanya Alam. Si cantik Manda juga merasakan derita yang serupa. Luka membuatnya menganggap bahwa mengakhiri hidup adalah jalan keluar satu-satunya. Menjadi seorang pelacur tentu bukan cita-citanya. Sayangnya, ia terjebak di keadaan pedih tersebut dengan perasaan yang kian tersiksa. Manda terus berusaha untuk keluar dari dunia bak penjara itu, apapun yang terjadi, bagaimanapun luka yang tercipta ia yakin bahwa peluang untuk bahagia masih ada untuknya. Alam: Aku merasa telah menjadi sampah dunia yang tak berguna. Juga seperti abu yang sudah terbakar berkali-kali. Pernah aku mencoba untuk mengakhiri hidup. Sekali, dua kali, tiga kali, tapi aku selalu selamat. Lalu aku kembali menabrakkan diri dan menjatuhkan diriku yang cacat dari ketinggian serta menelan racun. Aku, tetap selamat. Cahaya putih dapat kulihat lagi saat aku terbangun. Jika orang lain berbahagia karena masih berkesempatan untuk hidup di dunia, aku justru merasa tersiksa setiap kali gagal membuang nyawaku. Manda: Lima tahun setelah pernikahan Ayah dan ibuku, lahirlah aku. Bayi perempuan yang katanya tidak pernah diharapkan oleh ayahku. Aku tidak mampu mengingat banyak hal tentang kehidupan masa kecilku. Tapi peristiwa mengerikan yang pertama adalah di saat aku berusia 14 tahun. Aku dipaksa menjadi seorang pelacur.
Recurring Abyss  ni Lynz_spg
23 parte Ongoing Mature
🎉 Judul: Recurring Abyss ✒ Penulis: Lynz_Spg 🩶 Genre: Action • Mystery • Thriller • Dark Fantasy • Survival • Cosmic Horror • Psychological • Slice Of Life • Supernatural • Martial Art • Magic ⚠️ Warning: Mengandung adegan kekerasan, darah, trauma, situasi intens, menjijikan, dll. Pembaca diharapkan bijak, ya. Yang plagiat, semoga tangannya pindah ke kaki dan sebaliknya kaki ke tangan. ✨ Sinopsis Zafran Adinata, seorang remaja berambut putih dengan tubuh rapuh dan kutukan misterius di bawah kedua matanya, hanya ingin hidup tenang. Dunia nyata saja sudah cukup kejam, dari bekerja serabutan, menahan diri dari luka batin yang terus menumpuk, dan berpegangan pada satu hal yang membuatnya bertahan ... novel favoritnya, "Recurring Abyss." Ia membaca cerita itu berkali-kali selama bertahun-tahun, seakan halaman-halamannya adalah rumah kedua. Namun, segalanya berubah ketika sosok berjubah hitam muncul dan merusak batas antara kenyataan dan cerita. Dunia novel itu menjadi nyata, dan Zafran bukanlah pahlawan di dalamnya ... hanya karakter sampingan yang bisa mati kapan saja. Dikejar monster, terseret ke dalam konflik para dewa, dan dihantui masa lalu yang ingin ia lupakan ... Zafran dipaksa melawan takdir yang bahkan tidak pernah menganggapnya penting. Di dunia tempat kematian adalah hal paling murah, bisakah anak selemah ini mencuri hidupnya kembali? Atau Recurring Abyss akan menelannya seperti semua karakter sampingan lainnya? 📱Prolog: On Going 💬 Terinspirasi Omniscient Reader's Viewpoint & Lord of the Mysteries 📌 Catatan • Ini karya fiksi. Ada bahasa kasar. • Penulisan masih terus berkembang. • Bab rilis mengikuti mood author 😹 • Publish: 6 September 2025
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
BATAS TAKDIR {On Going} cover
Alamanda (Telah Terbit) cover
THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL  cover
in ROOM cover
Time Loop cover
Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END] cover
Recurring Abyss  cover
RED CITY : ISOLATION cover
BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End) cover

BATAS TAKDIR {On Going}

23 parte Ongoing

Darah menggenang di bawah tubuhku. Dingin. Sunyi. Aku mencoba menarik napas, tapi paru-paruku terasa sesak. Tubuhku gemetar, kesadaranku mulai memudar. Ini bukan pertama kalinya aku merasakan kematian. Bukan pertama kalinya. Bukan terakhir kalinya. Aku ingin berteriak, tapi suara yang keluar hanya bisikan samar. Tidak ada yang datang. Tidak ada yang menolongku. Aku mati sendirian. Lagi. "Kenapa... selalu begini...?" suaraku terdengar parau. Langit di atasku mulai buram. Aku tidak bisa merasakan tubuhku lagi. Tapi sebelum segalanya gelap, aku melihatnya-sebuah simbol. Terukir di tempat yang seharusnya tidak aku lupakan. Muncul dalam setiap kehidupanku, tapi aku selalu gagal menyadarinya. Kilasan wajah-wajah asing melintas di pikiranku. Atau mungkin... mereka bukan asing sama sekali? Seseorang berbisik di kepalaku. "Kau tidak boleh menyerah." Aku ingin tahu... Aku ingin ingat... Aku ingin bebas. Dan untuk itu, aku harus mengulang semuanya. Lagi.