Eurugia

Eurugia

  • WpView
    Reads 559
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 2, 2022
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Dentuman-dentuman ledakan bom masih ramai tidak terjeda. Puing-puing reruntuhan pun berserakan seolah siap mengubur kota yang sudah tak berbentuk. Masih jelas di ingatan bagaimana kabut asap hitam membumbung tinggi menutup langit. Tubuh-tubuh tak bernyawa memenuhi pandangan. Bau anyir darah bercampur potongan dagingnya yang terbakar menusuk di hidung hingga rasanya membuatku mual. Akal-ku berontak. Ingin kuhancurkan manusia di ujung sana yang tersenyum puas melihat kekacauan ini. Bahkan sorot matanya menjelaskan bahwa semua yang terjadi hanyalah sebuah awal. Di tengah kesadaranku yang mulai menghilang, aku tertawa. Menertawai apa yang ada di hadapanku. Sebuah kehancuran. Apa ini tujuan mereka ? Membuat semuanya luluh lantah tak bersisa. Keserakahan mereka telah berbalik menghancurkan semesta. Keegoisan mengantar kehidupan ke titik akhirnya. Dan ketika gelap mengambil alih penglihatan dan kesadaran, aku mengutuk diriku. Kenapa harus..aku.
All Rights Reserved
#66
laga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END]
  • RED CITY : ISOLATION
  • RANNA
  • Recurring Abyss | Volume 0
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • SHE IS MY TWINS
  • in ROOM
  • Pain of the Slayer
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)

Di sebuah wilayah kecil yang dulunya subur dan nyaman, kini terjadi kehancuran akibat ulah manusia. Tanah menjadi tandus, hujan jarang turun, dan ruang bebas semakin menipis akibat kepadatan penduduk. Kehangatan sulit ditemukan karena udara yang dingin, namun api pun sulit menyala akibat minimnya oksigen. Dalam kondisi yang penuh keputusasaan, manusia mulai mencari jalan keluar untuk memperbaiki wilayah mereka yang semakin rusak. Di tengah kekacauan ini, lima individu yang sangat peduli pada lingkungan mereka telah lama berusaha menasihati masyarakat agar berhenti merusak alam. Namun, semua upaya mereka selalu sia-sia. Suatu hari, kelimanya mengalami tragedi yang membuat mereka bermimpi aneh dan penuh makna. Ketika terbangun, mereka menemukan diri mereka masing-masing memiliki kekuatan elemen alam yang berbeda: api, air, angin, tanah, dan ruang. Menyadari kemampuan baru mereka, kelima sahabat ini memutuskan untuk menggunakan kekuatan mereka secara diam-diam untuk memulihkan lingkungan. Namun, tindakan mereka tidak dapat disembunyikan lama, dan masyarakat pun mulai menyadari keberadaan kekuatan misterius yang dimiliki lima penjaga alam ini. Dengan waktu yang semakin mendesak, akankah mereka berlima berhasil memulihkan kondisi wilayah yang nyaris hancur ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines