Behind The Scene

Behind The Scene

  • WpView
    Reads 13,251
  • WpVote
    Votes 1,758
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 11, 2021
"Setelah meninggalkan Sang Mi, aku mulai memasuki panggung baru." -Ko Mun Yeong Ini cerita tentang tokoh dalam drama yang takdir hidupnya ditetapkan oleh para penulis. Jo Young, penulis It's Okay to Not Be Okay menciptakan dua tokoh bernama Ko Mun Yeong dan Moon Gang Tae dengan sikap yang bertolak dengan sikap asli keduanya. Mun Yeong yang kasar, egois, dan sombong. Sebenarnya memiliki jiwa lembut di belakang layar. Moon Gang Tae yang dingin, dan kaku. Sebenarnya memiliki jiwa yang bebas dan menyenangkan di belakang layar. Keduanya terjerat dalam cinta di belakang layar yang tak nampak oleh penonton, membuat Ko Mun Yeong lupa bahwa dirinya memiliki hati Seok Dong Cheol, tokoh yang tak disatukan dengannya dalam drama Save Me (drama Ko Mun Yeong sebelumnya). Akankah Ko Mun Yeong tetap pada Moon Gang Tae? Atau justru kembali pada Seok Dong Cheol?
All Rights Reserved
#3
seoyeji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Not the Protagonist (Completed)
  • I'm (Not) Allow to Love You // 널 사랑할 수 없(있)어
  • Mini Market ✔
  • A KOREAN ODYSSEY [HWAYUGI]
  • LIGHT [√]
  • "COMA" (Myungyeol FANFICION) END√
  • My Love (Yesung Fanfiction)
  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • Hello, My Ex! [Complete ✔]
  • PSYCHO BUT IT'S OKAY

Dahyun sangat bersemangat membaca novel yang dia temukan di rumah kosong. Bukan hanya ceritanya yang seru, tapi karena nama dua karakter dalam novel tersebut. Im Jeongyeon dan Lee Dahyun. Namun dia tiba-tiba kehilangan minat setelah mengetahui bahwa dua karakter itu mati dengan mengenaskan di tangan protagonis. Dahyun menutup novel itu dan melihat ke arah Jeongyeon yang sedang sibuk dengan laptopnya. Dia tiba-tiba menjadi tertarik dan bertanya, "Hei, Jeong. Jika itu kau, bagaimana kau akan mengubah nasib tragismu?" Jeongyeon melirik Dahyun dan berkata, "Tidak pernah berhubungan dengan wanita itu." Dahyun tertawa terbahak-bahak, merasa bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan Jeongyeon. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Jika itu aku, aku akan langsung menemuinya untuk meminta maaf dan bersujud di kakinya. Jika cara ini masih tidak berhasil, aku hanya bisa makan dan menunggu untuk mati." Jeongyeon tertawa dan kepalanya yang tegang mulai mengendur, "Kau benar-benar konyol. Mana mungkin kita bisa masuk ke dalam novel dan berpakaian seperti umpan meriam. Itu hanya omong kosong." Itulah hal terakhir yang di dengar Dahyun dari mulut Jeongyeon sebelum dia pergi ke kamar untuk beristirahat. Namun siapa sangka, begitu dia membuka matanya, Jeongyeon menemukan dirinya berada di tempat asing. Bahkan dia terbangun dengan posisi sedang membungkuk di atas seorang wanita, meraih sepasang pergelangan tangan ramping dengan tangan kanannya dan menarik tali jubah mandi dengan tangan kirinya. "Im Jeongyeon!! Tiba-tiba suara dingin terdengar di telinganya. Jeongyeon mengangkat kepalanya dan menemukan mata rubah yang dingin dan tajam. Wanita itu menatap dengan marah. "......" "Ayo kita bercerai!" Sial! Apa dia benar-benar masuk ke dalam novel?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines