Story cover for Stargazing by Skaryu
Stargazing
  • WpView
    LECTURES 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 3
En cours d'écriture, Publié initialement nov. 03, 2020
Nct AU


Maraka mahasiswa baru jurusan hukum dan athaya mahasiswa baru jurusan sastra, serta Dirga anggota Komdis ketiganya dipertemukan oleh waktu melalui kejadian-kejadian yang tidak disanga-sangka. 

"Athaya menurutku kamu indah sangat indah layaknya bintang dilangit Prau ketika malam, apakah pria sepertiku layak untuk bintang indah sepertimu?"

"Maraka mari ku ajak kau melihat kembaranmu ia muncul saat langit menebarkan senyumnya, senyum yang secerah senyum-mu."

"Athaya bahagia selalu ya aku mendoakanmu dari sini, jika kamu bingung aku akan selalu ada untuk kamu bersandar"
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Stargazing à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#11stargazing
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Antara Fajar Dan Senja [TERBIT], écrit par Sweeticha
75 chapitres Terminé
(TERSEDIA DI GRAMEDIA) PART TIDAK LENGKAP ⚠️ Fajar Arvandi, murid yang hobi bolos dan selalu membuat sekretaris pusing dengan alasannya. Jabatannya sebagai ketua gang Black Eagle tidak cukup membuat Senja segan dengannya. Hanya Senja yang berani menjewernya di depan pasukannya. Senja Arsyana, sang sekretaris yang sudah menjabat selama 5 tahun berturut-turut sejak SMP sampai SMA kelas 11. Selama 5 tahun pula Senja selalu dipusingkan dengan tingkah Fajar. Satu kelas sekaligus satu komplek dengan Fajar membuat Senja seolah-olah menjadi orang yang bertanggung jawab jika Fajar tidak masuk sekolah. Layaknya fajar yang muncul di pagi hari dan senja yang muncul di sore hari, mereka tidak bisa bersama dalam satu waktu. Begitu pula Fajar Arvandi dan Senja Arsyana. Seperti yang Vano bilang... "Fajar sama Senja jangan disatuin, nanti kiamat!" ~ Revano Ardianto. ____________________________________________ "Dih! Sukanya baperin anak orang, tapi gak mau ngasih kepastian. Dikira jemuran apa, digantung mulu." "Setelah apa yang udah kita lakuin akhir-akhir ini, lo masih butuh kepastian? Gue kira lo udah ngerti tanpa harus gue ungkapin." "Gue butuh kepastian dengan sebuah pernyataan. Percuma, lo bersikap manis kalau lo gak nembak gue berarti itungannya cuma temen. Sebagian cewek emang mau ngejalanin hubungan tanpa sebuah pernyataan, tapi gue gak mau. Gue gak mau ge-er nganggap kita jadian padahal lo gak pernah nyatain perasaan lo." "Ya udah. Senja Arsyana... gue minta lo buat jadi pacar gue mulai sekarang! Gue sayang sama lo dan gue yakin lo tahu tentang itu." Highest Rank : #1 in Acak (31/08/2020) #1 in Fiksi Remaja (03/11/2020) #1 in Teen Fiction (07/09/2020) #1 in Ketua Gang (09/09/2020) #1 in Chicklit (19/09/2020) #1 in Komedi Romantis (23/09/2020) #1 in Bucin (29/09/2020) #1 in Humor (20/10/2020) #1 in Roman (08/10/2020) #1 in Fiksi Umum (11/10/2020) #5 in Romance (14/11/2020) #1 in Bad Boy (19/10/2020) #1 in SMA (16/11/2020) #1 in Remaja (24/11/2020)
ADIKARA ELUSIF, écrit par blackcurrantbery
45 chapitres En cours d'écriture
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
SKRIPSUIT  ✔ cover
Inside You cover
Little Strawberry Girl  cover
Seperti Bintang ✔️(SHORT STORY) cover
AKRA STORY Aksa & ayra  cover
Parachma [END] cover
Antara Fajar Dan Senja [TERBIT] cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover
ADIKARA ELUSIF cover

SKRIPSUIT ✔

40 chapitres Terminé

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?