Story cover for Sayounara by aksarahasta
Sayounara
  • WpView
    LECTURAS 711
  • WpVote
    Votos 97
  • WpPart
    Partes 23
  • WpView
    LECTURAS 711
  • WpVote
    Votos 97
  • WpPart
    Partes 23
Continúa, Has publicado nov 03, 2020
Sampai saat ini,kita tak tahu hati kita akan jatuh pada siapa,pada raga mana yang nantinya akan jadi rumah ternyaman untuk pulang.

Selamat Membaca!

S A Y O U N A R A
Anniyaniyaa©2020
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Sayounara a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#11sedu
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU cover
Patah Hati Paling Disengaja cover
RUMPANG RAMPUNG cover
Langit Pemisah【END】[Sudah terbit] cover
Sandikala (Senja Yang Hirap Dari Cakrawala) cover
Commissar, I Love You ✔ cover
KITA cover
SEMESTAKU [Segera Terbit] cover
Pagi cover

MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

16 partes Concluida

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.