KETUK(ER)

KETUK(ER)

  • WpView
    Reads 6,316
  • WpVote
    Votes 763
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 1, 2023
[UPDATE: MONDAY] Ada yang bilang kalau hidup itu perkara memahat. Membentuk diri menjadi apa yang diinginkan. Dalam hal ini, pahat hati yang paling krusial. Kenapa? Karena semua dirasa pakai hati. Bahkan terkadang, berpikir juga pakai hati. Jadi, untuk kamu yang dulu dengan apik memahat hati hingga kini bentuknya terlihat begitu sempurna. Terima kasih. Kamu hebat sudah bisa sampai ke titik ini. Untuk kamu yang hingga saat ini masih bertahan dan berjuang tanpa lelah untuk memahat hati hingga bentuknya hampir terlihat sempurna. Semangat. Kamu sudah sejauh ini. Jadi, jangan menyerah. Untuk kamu yang baru saja mulai memahat hati, siapkan alat berjuang dengan apik. Karena memahat hati bukan perkara mudah. Bukan perkara sepele yang hanya butuh ucapan manis, tetapi juga aksi. Jangan sampai salah membaca. Ini kisah tentang pahat hati, bukan patah hati. Awas, jangan ketuk(er)! Namun, kisah ini tidak menjanjikan happy ending. Pun, tidak menjanjikan sad ending. Kenapa? karena itu tergantung pada mata siapa yang melihat. Kebahagian dan kesedihan itu sama dengan cantik dan tampan; relatif. Ini semua tergantung pada siapa yang menjadi pemahat dan hati siapa yang dipahat. Juga, alat apa yang digunakan. Kira-kira, komposisi bagaimana yang harus digunakan Sang Ketuk(er) agar bisa membentuk pahatan sempurna? Start: 14 Februari 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When The Heart Talk (END)
  • LINTANG | E N D
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • METANOIA (REVISI)
  • Forever With You "Mark Lee" ✔
  • This Is My Dream
  • Tanya Pada Waktu (On Going)
  • A R A S I [TERBIT✓]
  • ARKASYA
  • MERBABY

بسم الله الرّحمن الرّحيم Para wanita yang cinta dalam diam maupun tidak. Yang cintanya berujung tersakiti. Mari merapat, masih baru nih, masih hangat-hangatnya kaya roti panggang. "When The Heart Talk" bukanlah cerita yang membuat para pembaca menjadi nangis, tertawa, ataupun baper. Judul "When The Heart Talk" berisi tentang menceritakan awal mula bisa cinta sama seseorang hingga merasakan patah hati. Disini juga akan membahas, kenapa kita bisa merasakan kagum hingga berujung patah hati. Selain itu, juga membahas pertanyaan-pertanyaan wanita patah hati. Dan masih banyak lagi, author tidak bisa sebut satu persatu. Jika penasaran, langsung baca saja. Author nulis ini, sesuai dengan pengalaman sendiri ataupun orang lain. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan dan penyampaian, mohon dimaafkan. Authornya masih labil, kaya anak ayam baru menetas dari telur. #Khususwanita #Remaja #Religius #NO COPAS Dibuat 01 Juli 2020 Selesai 08 Januari 2022 Renk #1 terjebak rasa 17-03-2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines