Derai Hujan [On Going]

Derai Hujan [On Going]

  • WpView
    Reads 1,626
  • WpVote
    Mga Boto 65
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Jan 23, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Kita ditakdirkan untuk bersama. Tanpa Hujan, Derai tidak akan ada." -Derai Quinnsha Agatha "Tanpa Awan, Hujan tidak akan ada." -Hujan Faresta ~~~ Derai Quinnsha Agatha, gadis ceria pengagum hujan. Baginya suara rintik hujan adalah kedamaian. Entah kenapa Derai akan merasa lebih damai dan tentram ketika guyuran hujan mulai melanda. "Jangan main hujan, hujan bisa buat lo sakit dan Hujan bisa menyakiti lo," ujar Hujan datar. Derai menggelengkan kepalanya. "Tidak, hujan tidak pernah menyakiti gue, dan Hujan adalah sumber kebahagian gue. Gue suka sama lo, Hujan," cicit seorang gadis yang masih setia berdiri di bawah derai hujan. Hujan hanya cuek dan pergi meninggalkan Derai sendirian. Derai menatap nanar kepergian Hujan. Baginya hujan adalah segalanya. "Gue suka sama lo. Hari ini, nanti, dan seterusnya," lirihnya.
All Rights Reserved
#83
pluviophile
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Rainangkasa #2 [END]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • FIZYA
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • RAIN [END]
  • Gone(✔)🔚
  • Satu Tiket Pulang
  • The Rain
  • Hiperbola Hati (COMPLECTED)~
  • Gadis Hujan

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman