Not An Ordinary Friendship

Not An Ordinary Friendship

  • WpView
    Reads 14,927
  • WpVote
    Votes 7,163
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 27, 2021
Anesha bertaruh untuk hidup sedikit lebih benar setiap hari, lewat 3 cangkir kopi. Garis temu malah membuatnya memangkas jarak dengan Dillon-bocah yang hidup seakan mati besok. Tidak terdengar kejam, jika Kasen belum terbesit jua, remaja ideal menurut konsumsi publik, di setiap sorot yang tertuju pada puncak kepala, kau pikir di mana seseorang menyimpan bayangannya yang merangkak? Olethea menepis tenggeran ragu yang terbiasa membumbung di bahu Anesha, dengan hadirnya yang sederhana, mengapa memimikri kawan lama yang tak lagi tertangkap mata? Saat Anesha kira semua masih terkendali, tersembul Adelio, refleksi bocah ini mirip dengan cara kerja pikirnya, Anesha membaca selagi dibaca, tak pernah jadi pertanda baik? Temui Pangeran, bocah bukit dengan baju megah cokelat andalan, keluguan yang menjebak, tapi bukankah manusia hobi lupa beberapa sumber cahaya justru membutakan? Mengapa Anesha menunda waktu untuk tercekoki paham bahwa poros tak tersusun di bawah harap-angannya selalu? Bastian-karyawan kafe Cepat Pulih, Diri yang diam-diam membenci bagaimana Anesha bebas mengatur leluasa luang, bagaimana waktu gadis itu mengembang lepas selagi miliknya singkat, pekat, tak sempat teringat. Kawan, teman, partner. Butuh waktu pengamatan seumur hidup untuk Anesha mendefinisikan kata kompleks satu ini. Selagi Anesha terlanjur penuh dengan duga yang konyol dan sepihak. Lain temu, beritahu aku berapa harga untuk pertunjukan payah.
All Rights Reserved
#2
philia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Summer Triangle  (Revisi)
  • *γ€–Akhir dari Sebuah Harapanγ€—*
  • Sudut pandang (felisha)
  • The Secret Of Old School
  • Jodoh Untuk Adel (END)βœ…
  • PLUTO
  • The Real Of Me
  • Misunderstand
  • Yang Pernah Patah
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri

"Qi, bisa gak jangan kekanak-kanakan?! Kalo gue salah, kasih tau gue! Biar gue perbaiki!" Are tidak mengerti dengan perubahan sahabatnya akhir-akhir ini. Qira yang terbiasa mengganggunya dengan Lexa, kini menjauh secara tiba-tiba. Perempuan itu bersikap seolah tidak ingin mengenalnya lagi. "Kita sahabatan bukan satu atau dua tahun!" Awalnya Are senang, saat Qira secara perlahan menjauhinya dan juga Lexa. Bukan dia tidak senang ketika Qira berdekatan dengannya, hanya saja situasinya telah berubah. Kini Are sudah memiliki kekasih, yaitu Lexa. Dia takut, kedekatannya dengan Qira akan melukai Lexa. Namun, Are menjadi resah ketika Qira benar-benar memblokir aksesnya untuk menemui perempuan itu. Pesan, atau sapaannya tidak mendapat feedback baik dari Qira. Qira yang semula membelakangi Are, kini mulai membalikkan tubuhnya. Dia menatap Are tepat di kedua bola matanya. "Gue takut mati di tangan lo, Are!" ✯✯✯ "π™·πšžπš‹πšžπš—πšπšŠπš— πš”πš’πšπšŠ πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ πšœπšžπš–πš–πšŽπš› πšπš›πš’πšŠπš—πšπš•πšŽ. π™½πšŠπš–πšžπš—, πšœπšŠπš’πšŠπš—πšπš—πš’πšŠ πšŠπš”πšž πšπš’πšπšŠπš” πš’πš—πšπš’πš— πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ π™³πšŽπš—πšŽπš‹, πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πš“πšŽπš–πš‹πšŠπšπšŠπš— πšžπš—πšπšžπš” π™°πš•πšπšŠπš’πš› πšπšŠπš— πš…πšŽπšπšŠ." -π‘ͺπ’‰π’‚π’’π’Šπ’“π’‚ π‘Ίπ’‰π’‚π’Šπ’Žπ’‚ π‘³π’π’—π’Šπ’† ✯✯✯ α΄‹α΄€ΚŸα΄€α΄œ ʙᴇʀʙᴀᴋᴀᴛ, α΄›Ιͺα΄…α΄€α΄‹ α΄α΄œΙ΄Ι’α΄‹ΙͺΙ΄ α΄˜ΚŸα΄€Ι’Ιͺα΄€α΄›! #1 friends #1 Time travel #1 teen #1 frendszone #1 sahabat #1 sadstory #1 friendship #1 broken #1 brokenheart #1 rahasia

More details
WpActionLinkContent Guidelines